Pecah Kendi Dalam Pelepasan Jamaah Haji, DPR Akan Evaluasi

Senin, 08 Juli 2019, 21:16 WIB
Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Istimewa

Ritual pecah kendi bukan ajaran Islam dan tidak sepatutnya dicampuradukkan dengan proses pelepasan jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Begitu dikatakan Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong menyikapi video pelepasan jamaah haji oleh Dirut PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

"Haji itu ibadah umat Islam, jangan dicampur adukkan dengan ritual pecah kendi yang tidak ada dalam ajaran Islam," ujar Ali, Senin (8/7).

Ia sangat menyayangkan peristiwa ritual pecah kendi itu. Seharusnya, pihak terkait dari Kementerian Agama bisa mengawasi semua proses jalannya ibadah Haji.

"Dalam rombongan ibadah haji itu kan ada lima orang petugas pendamping dari Kementerian Agama dan petugas medis. Harusnya bisa diawasi dan ritual tidak sepatutnya terjadi," ungkapnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut memang ritual pecah kendi saat pelepasan jamaah haji baru terjadi kali ini. Tetapi, Komisi VIII akan memberikan peringatan tegas.

"Kejadian itu baru tahun ini terjadi, tetapi kami akan evaluasi dan akan berikan teguran kepada Kementerian Agama sebagai pihak berwenang dengan jalannya ibadah haji," tegasnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang

Minggu, 17 November 2019
Video

Pigai Sindir Ahok? Hanya Di Indonesia Narapidana Diberi Jabatan Terhormat

Kamis, 21 November 2019
Video

Bunga untuk Veronica Tan

Kamis, 21 November 2019