Gerindra: Pemulangan Rizieq Shihab Bukan Satu-satunya Syarat Rekonsiliasi

Selasa, 09 Juli 2019, 13:21 WIB
Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Jaminan untuk kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), M. Rizieq Shihab dari Arab Saudi bukan satu-satunya syarat untuk dilakukannya pertemuan atau rekonsiliasi antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo.

Begitu ditegaskan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7).

"Keseluruhan bukan hanya itu (kepulangan Rizieq). Kemaren kan banyak ditahan-tahanin, ratusan orang," kata Muzani.

Muzani menyebutkan rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi harus menjadi jalan islah atau penyatuan kembali perbedaan-perbedaan yang muncul selama ajang pilpres.

Menurutnya, islah akan betul terjadi jika dendam lama dihapusnya. Salah satu caranya adalah melepaskan status-satus hukum yang berkaitan dengan politik untuk menghilangkan rasa dendam.

"Sehingga itu yang kita sampaikan pada kawan-kawan bahwa rekonsliasi, islah, penyatuan, itu akan terjadi sebagai sesuatu yang genuine tidak boleh ada proses kriminalisasi, dan seterusnya," jelasnya.

Wakil Ketua MPR ini pun mengakui bahwa ada harapan pertemuan itu segera terjadi untuk membangun energi kebersamaan setelah perbedaan cara pandang selama pilpres.

"Nah, energi baru ini yang kemudian harus kita pupuk untuk membangun Indonesia," demikian Ahmad Muzani.

Kolom Komentar


Video

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Kamis, 12 September 2019
Video

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar

Jumat, 13 September 2019
Video

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Sabtu, 14 September 2019