Kunci Portal Kepulangan Habib Rizieq Di Tangan Pemerintah RI, Bukan Arab Saudi

Kamis, 11 Juli 2019, 16:58 WIB | Laporan: Diki Trianto

Habib Rizieq Shihab/Net

Pernyataan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel yang menyebut kepulangan Habib Rizieq Shihab terkendala aturan overstay dan harus membayar denda jika ingin pulang ke Tanah Air direspon banyak pihak.

Salah satunya mantan Koordinator Jurubicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak yang tak sependapat dengan pernyataan Dubes. Sebab menurutnya, faktor kepulangan Habib Rizieq bukan karena kebijakan Arab Saudi.

"Kunci portal Habib Rizieq bisa pulang ke Indonesia ada di tangan pemerintah kita, bukan di Pemerintah Saudi," kata Dahnil Anzar dalam akun twitternya, Kamis (11/7).

Baginya, narasi pelanggaran overstay atau izin tinggal melewati batas dan harus bayar denda yang disampaikan dubes bukan alasan kuat belum pulangnya Habib Rizieq.

"Narasi overstay, bayar denda seperti disampaikan dubes, bila masalah teknis itu sebabnya tentu sudah diselesaikan cepat," lanjut mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini.

"Mari kita kubur dendam politik, salah satunya dengan membuka 'portal'," tandasnya.

Sebelumnya, Dubes Agus Maftuh Abegebriel menyebutkan bahwa pihak kedutaan tidak pernah menghalangi Rizieq Shihab pulang ke tanah air. Sebaliknya, KBRI justru senantiasa membantu WNI yang mengalami kesulitan.

"Status beliau ini, Al Habib Muhammad Rizieq Shihab ini overstay," jelas Agus.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019
Video

Anies Makin Berprestasi Makin Dicaci?

Senin, 22 Juli 2019