Mau Ekonomi Meroket, Jokowi Harus Pilih Menteri Yang Berani Ambil Risiko

Kamis, 11 Juli 2019, 20:35 WIB | Laporan: Azairus Adlu

Joko Widodo/Net

Sektor ekonomi adalah yang paling urgent untuk dibenahi Joko Widodo dalam pemerintahan periode kedua nanti.
Sudah saatnya Jokowi menyingkirkan orang-orang lama yang bermental pemain aman. Agar gagasan Nawacita yang sejak lama dia perkenalkan dapat terwujud Jokowi harus menempatkan ekonom yang berani mengambil risiko.

Demikian antara lain disimpulkan dari pandangan pengamat politik Hendri Satrio dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu.

"Sektor ekonomi yang urgent untuk dibenahi. Urusannya dengan perut, harga barang, kebutuhan rumah tinggal, harga bahan pokok kemudian pakaian. Itu yang harus diperbaiki," ujar pria yang kini akrab disapa Hensat.

Dia menambahkan, teguran Jokowi pada sejumlah menteri dalam rapat di Istana Bogor beberapa hari lalu adalah sinyal yang sangat penting untuk diperhatikan.

"Kemarin Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan," sambungnya.

Dengan dasar pemikiran itulah, menurut hemat Hensat, Jokowi harus mau memilih "orang-orang seperti dirinya, yang berani mengambil risiko."

"Jangan (pilih yang) yes Pak, yes-man saja. Harus orang yang berani ambil risiko, punya gagasan, kreatif dan inovatif sehingga ekonomi kita makin baik. Dengan demikian yang dijanjikan Pak Jokowi, ekonomi kita bakal meroket, juga bisa terlaksana," demikian Hensat.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019
Video

Anies Makin Berprestasi Makin Dicaci?

Senin, 22 Juli 2019