Kasus Hukum Dilanjut Bila Rizieq Kembali Ke Indonesia, GNPF-Ulama: Negara Sentimen

Habib Rizieq/Net

Pernyataan Mabes Polri yang membuka peluang untuk kembali melakukan penyidikan kasus-kasus Habib Rizieq Shihab jika kembali ke Indonesia dinilai sebagai tindakan sentimen yang ditujukan kepada Imam besar Front Pembela Islam (FPI).

"Nah itu yang saya belum dengar ya dalam arti kata itulah yang menjadi permasalahan Habib Rizieq ini tiada henti-hentinya, baik masalah dicekalnya dia masih tanda tanya besar," ucap Ketua Umum GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (11/7).

Menurut Yusuf, permasalahan yang menimpa Habib Rizieq hanyalah sebuah tindakan sentimen yang dinilai dilakukan oleh Negara khususnya penegak hukum di Indonesia.

"Sebentar katanya sudah dibilang SP3, tapi selalu nanti dibilang bakal diungkap lagi atau akan ada kasus-kasus baru. Nah yang perlu kita pertanyakan kalau memang masih mau dijerat kasus-kasus yang lama atau yang baru berarti gak bisa dibilang itu sudah selesai SP3 dan lain sebagainya. Nah maksudnya negara ini jangan ada dasar sentimen untuk menindaklanjuti kasus orang perorang," jelasnya.

Yusuf mengatakan, kasus yang menimpa Rizieq hanyalah akal-akalan dengan tujuan untuk memenjarakan Rizieq.

"Kalau mau menindak habib Rizieq karena permasalahan-permasalahan yang menurut kami tidak ada artinya sama sekali, tidak membahayakan negara, tidak membuat ancaman. Masih banyak orang pelaku-pelaku yang membuat ancaman akan membunuh umat Islam, akan menghabis partai-partai dan lain sebagainya tidak pernah ditindaklanjuti, semua laporan-laporan kami tidak pernah ada yang ditindaklanjuti," paparnya.

"Jadi ini negara mau dikelola dengan modal apa gitu loh, mereka-mereka ini kan menjabat bukan untuk selamanya, ada batasnya ini negara bukan negara mereka, ini negara bersama," pungkasnya.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedy Prasetyo menyatakan, tidak menutup kemungkinan kasus-kasus Habib Rizieq akan kembali dibuka ketika Habib Rizieq kembali ke tanah air.

"Tidak menutup kemungkinan (kasus lain), itu penyidik nanti yang akan menindaklanjuti," kata Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu (10/7).
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Krisis 1998 Mirip Pandemi Covid-19, Ilham Akbar Habibie: Solusinya Lakukan Inovasi Dan Inklusi Demokrasi
Politik

Krisis 1998 Mirip Pandemi Co..

24 November 2020 12:52
Mayjen Dudung Diingatkan, Dukungan Bisa Saja Provokasi TNI Untuk Tabrak Demokrasi
Politik

Mayjen Dudung Diingatkan, Du..

24 November 2020 12:19
Sekjen GPII: Siapapun Pelanggar Protokol Kesehatan, Tidak Bisa Dibiarkan
Politik

Sekjen GPII: Siapapun Pelang..

24 November 2020 12:14
Anies Baswedan Ingin Tunjukkan Sikap Kritis Terhadap Kaum Oportunis Yang Menunggangi Demokrasi
Politik

Anies Baswedan Ingin Tunjukk..

24 November 2020 12:08
Tindakan TNI Sudah Benar Dalam Menertibkan Baliho Habib Rizeiq
Politik

Tindakan TNI Sudah Benar Dal..

24 November 2020 11:53
Terpapar Corona, Surya Paloh Dapat Doa Dari Ketua DPD RI
Politik

Terpapar Corona, Surya Paloh..

24 November 2020 11:19
Soal Penurunan Baliho HRS, Begini Respons Mantan Pangdam Jaya
Politik

Soal Penurunan Baliho HRS, B..

24 November 2020 11:09
Gaduh Soal Habib Rizieq Shihab, Baranusa: Pengalihan Isu Untuk Tutupi Kegagalan Jokowi
Politik

Gaduh Soal Habib Rizieq Shih..

24 November 2020 11:08