GNPF: Ijtima Ulama IV Bukan Untuk Merespons Pertemuan Prabowo-Jokowi

Senin, 15 Juli 2019, 23:21 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Ketua Umum (Ketum) GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak (tengah)/RMOL

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) menegaskan bahwa Ijtima Ulama ke empat sudah direncanakan sebelum pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak. Dijelaskan, pihaknya sudah menyinggung rencana Ijtima Kamis (11/7), atau dua hari sebelum pertemuan Jokowi-Prabowo.

"Pada hari Kamis minggu lalu di saat rapat rutin Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama dan merumuskan akan diadakannya Ijtima Ulama yang keempat," ucapnya di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

Atas dasar itu, Yusuf menegaskan bahwa rencana Ijtima Ulama keempat bukan karena adanya pertemuan Jokowi dengan Prabowo.

"Alhamdulillah selalu kita lebih dulu punya pemikiran dan rencana-rencana ke depan. Jadi bukan karena adanya pertemuan (Jokowi-Prabowo) Ijtima diadakan, terlalu kecil untuk masalah itu," jelasnya.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) GNPF-Ulama yang baru, yakni Edi Mulyadi.

"Kita bicara Ijtima ini sudah diputuskan dalam rapat resmi GNPF sebelum peristiwa sabtu yang menghebohkan itu," tambah Edi.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019