Bantah Sudah Ada Islah Di PPP, Ketum Humphrey: Itu Propaganda Murahan!

Humphrey Djemat/Net

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Humphrey Djemat membantah keras klaim Ahmad Baidhowi yang menyatakan sudah ada kesepakatan antara Suharso Manoarfa dengan Djan Faridz untuk rekonsiliasi, mengakhiri kisruh dualisme PPP.

Bahkan Humphrey menilai klaim Ahmad Baidhowi sebagai propaganda receh alias murahan.

"Tidak benar. Itu hanya klaim mereka," kata Humphrey kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (17/7).

Menurut Humphrey, Ahmad Baidhowi mengklaim sudah ada rekonsiliasi yang mengakhiri dualisme PPP merupakan cara usang untuk menjustifikasi bahwa Mukernas yang akan dilakukan dalam waktu dekat itu sudah berbentuk Mukernas Islah.

"Cara lama diulang. Mereka tidak pernah belajar dari pengalaman buruk sebelumnya," kata Humphrey.

Humphrey mengungkapkan, saat ini Djan Faridz sudah mundur dari kepengurusan PPP, mundurnya Djan Faridz atas keinginan sendiri karena tidak mau lagi cawe-cawe urusan PPP.

"Saya sepenuhnya punya otoritas sebagai Ketum PPP yang sah, solid didukung struktur organisasi serta kader PPP yang lain. Dan ini sudah dibuktikan," demikian Humphrey.

Sebelumnya diberitakan, Ahmad Baidhowi menyatakan sudah terjadi pertemuan antara Suharso dan Djan Faridz.

"Pak Suharso sudah ketemu Pak Djan Faridz di kediamannya," ujar Awiek, sapaan akrabnya di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta, Rabu (17/7).

Awiek bahkan menegaskan bahwa soal kelompok yang mengidentifikasi diri sebagai dua kubu yang berseberangan. Dia pastikan saat ini sudah bersatu kembali.

"Teman-teman yang mengidentifikasikan dirinya sebagai Muktamar Jakarta sudah melebur pada kepengurusan hasil Muktamar Pondok Gede dengan cara mereka mendaftar sebagai calon legislatif," jelasnya.

Soal tidak adanya publikasi dari pertemuan itu, kata dia, semua hanya soal teknis. Pada dasarnya dua tokoh itu sudah bertemu dan sengaja tidak dipublikasi.

"Soal ketemu di forum terus di publikasikan itu kan soal cara dan teknis, yang penting di internal PPP tidak ada masalah, bukan cuma klaim tapi riil sudah bersatu," tukasnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Kasus OTT Di Kemendikbud, Muhtar Said: KPK Jangan Seolah-olah Jadi Alat Politik
Politik

Kasus OTT Di Kemendikbud, Mu..

25 Mei 2020 22:50
Maruf Amin Minta Maaf, Andi Yusran: Pemerintah Tidak Boleh Sekadar Meminta Maaf, Tapi Upaya Ekstra Cerdas
Politik

Maruf Amin Minta Maaf, Andi ..

25 Mei 2020 21:42
Cerita AHY Rayakan Lebaran Idul Fitri Di Tengah Covid-19 Dan Tanpa Ibu Ani Tercinta
Politik

Cerita AHY Rayakan Lebaran I..

25 Mei 2020 20:58
Siti Fadilah Supari Kembali Dijebloskan Ke Penjara, Andi Arief: Siti Fadilah Bukan Koruptor Dan Penjahat Besar
Politik

Siti Fadilah Supari Kembali ..

25 Mei 2020 19:58
DPR Soal Kepmenkes The New Normal: Negara Belum Mampu Topang 100 Persen Perekonomian
Politik

DPR Soal Kepmenkes The New N..

25 Mei 2020 17:41
MUI: Selebaran Catut DP MUI Tolak Rapid Test Alat PKI Adalah Hoax!
Politik

MUI: Selebaran Catut DP MUI ..

25 Mei 2020 17:12
Pemerintah Keluarkan Kepmenkes The New Normal, Saleh Daulay:  Jangan Terlalu Gembira Dengan Aturan!
Politik

Pemerintah Keluarkan Kepmenk..

25 Mei 2020 15:37
Copot Kapolsek Tertidur, Kapolda Jatim Diminta Belajar Dari Menhan Prabowo
Politik

Copot Kapolsek Tertidur, Kap..

25 Mei 2020 15:16