Di Atas PKB, Nasdem Usulkan 11 Kursi Menteri Kepada Jokowi

Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Tengku Taufiqulhadi/RMOL

Partai Nasdem meminta jatah kursi menteri lebih banyak dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kalau PKB mengusulkan 10 kursi menteri, Nasdem meminta di atasnya yaitu 11 kursi.

Alasannya, perolehan kursi DPR RI Nadem lebih banyak ketimbang PKB. Partai Nasdem meraih 59 kursi sementara PKB di bawahnya satu yaitu 58 kursi.

Partai Nasdem tidak ingin kalah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meminta jatah sepuluh menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Tengku Taufiqulhadi mengatakan, pihaknya akan meminta jatah kursi menteri lebih banyak. Hal itu dikarenakan jumlah kursi Nasdem di DPR lebih banyak ketimbang PKB.

"Karena suara Nasdem lebih besar daripada PKB di DPR. Jadi, berdasarkan kursi, maka sepantasnya Nasdem mengusulkan 11," kata anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Tengku Taufiqulhadi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu kemarin (3/7).

Namun demikian, Taufiqulhadi kemudian menyampaikan, pernyataannya itu hanyalah guyonan. Sebab tidak tepat apabila partai-partai pendukung meminta jatah kursi menteri. Hal itu, kata dia, merupakan hak prerogatif Joko Widodo sebagai kepala negara.

"Klaim-klaim itu tidak terlalu tepat. Itu nanti dikomunikasikan saja saat rapat dengan Pak Presiden. Jadi, enggak perlu diungkapkan ke publik," kata anggota Komisi III DPR ini.

Taufiqulhadi menambahkan, hingga saat ini belum ada pembicaraan mengenai kabinet Jokowi-Maruf. Tetapi dia mengakui, Nasdem berharap bisa mendapatkan jatah lebih kursi di kabinet jilid II.

"Jadi, kursi Nasdem di DPR naik 100 persen. Kursi yang ada bisa dipertahankan dan bisa dapat lagi (tambahan kursi menteri)," ungkapnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Kecam Penikaman Ustaz Zaid, DPR Aceh: Kenapa Mesti Ulama?
Politik

Kecam Penikaman Ustaz Zaid, ..

30 Oktober 2020 18:21
Aria Bima: Darmadi Kui Sopo? Pengurus Partai Bukan, Pimpinan Komisi Juga Bukan
Politik

Aria Bima: Darmadi Kui Sopo?..

30 Oktober 2020 17:15
Pilkada Medan 2020: Dana Awal Kampanye Akhyar-Salman Rp 1,125 Juta, Bobby-Aulia Rp 50 Juta
Politik

Pilkada Medan 2020: Dana Awa..

30 Oktober 2020 16:50
Aria Bima : Mungkin Maksud Bu Mega Adalah Milenial Istana Yang Banyak Diam
Politik

Aria Bima : Mungkin Maksud B..

30 Oktober 2020 16:19
Pernyataan Megawati Soal Milenial Hanya Sentilan, Tidak Perlu Ngamuk
Politik

Pernyataan Megawati Soal Mil..

30 Oktober 2020 16:10
Ketum IMM: Bu Mega Ahistoris, Tanpa Semangat Anak Muda Tidak Mungkin Beliau Bisa Pimpin Partai
Politik

Ketum IMM: Bu Mega Ahistoris..

30 Oktober 2020 15:55
Tolak SE Menaker Soal Upah Minimum 2021, KSPI Dan FSPMI Ancam Lakukan Mogok Kerja Nasional
Politik

Tolak SE Menaker Soal Upah M..

30 Oktober 2020 15:26
Fahri Hamzah: Mike Pompeo Iseng Amat Ke Indonesia, 4 Hari Lagi Kalau Trump Kalah Juga Lewat
Politik

Fahri Hamzah: Mike Pompeo Is..

30 Oktober 2020 14:59