Ombudsman Kewalahan Karena Kinerja Komisi Kejaksaan Yang Rendah

Anggota Ombudsman RI, Adrianus Eliasta Meliala/RMOL

Lembaga negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI berharap Komisi Kejaksaan untuk meningkatkan kinerja dalam mengawasi kinerja kejaksaan.

Demikian disampaikan anggota Ombudsman RI, Adrianus Eliasta Meliala. Menurutnya, kinerja Komisi Kejaksaan sangat rendah dalam menjalankan peran pengawasan secara efektif.

Hal itu dikarenakan banyaknya laporan ke Ombudsman yang seharusnya dilaporkan ke Komisi Kejaksaan. Dimana, pada tahun 2017 sebanyak 118 laporan masyarakat, tahun 2018 sebanyak 80 laporan, dan tahun 2019 sebanyak 30 laporan.

"Apabila Komisi Kejaksaan mampu menjalankan pengawasan secara efektif, maka tidak perlu ada pelaporan tentang kejaksaan kepada Ombudsman. Namun sebaliknya, kinerja Komisi Kejaksaan yang rendah menjadikan Ombudsman ikut kewalahan dalam menangani pengaduan tentang kejaksaan," ucap Adrianus di kantornya, Jakarta, Jumat (19/7).

Dari laporan yang diterima Ombudsman terkait Kejaksaan yaitu adanya tindakan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum jaksa, tindakan sewenang-wenang dalam proses penyidikan perkara, hingga pelanggaran kode etik.

"Selain itu ada pula masyarakat yang melaporkan belum ditindaklanjutinya kasus pelanggaran HAM berat dan belum adanya tindak lanjut atas pelanggaran perkara korupsi yang dilaporkan masyarakat ke Kejaksaan," jelasnya.

Dengan demikian, Ombudsman berharap Komisi Kejaksaan untuk meningkatkan pengawasan, pemantauan dan penilaian terhadap kinerja dan perilaku jaksa dan pegawai Kejaksaan dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

"Pengawasan eksternal yakni Komisi Kejaksaan harus kuat dalam melakukan pengawasan," pungkas Adrianus.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Siang Malam, Pembantunya Sibuk Bisnis Dan Berpolitik
Politik

Ketua JoMan: Jokowi Kerja Si..

20 Oktober 2020 12:48
Sambut Baik Pedoman Indo-Pasifik Jerman, Menko Luhut Ajak Investor Jadikan Indonesia Hub Manufaktur
Politik

Sambut Baik Pedoman Indo-Pas..

20 Oktober 2020 12:34
Benarkan Akan Ditangkap, Ahmad Yani: Saya Tanya Apa Salahnya, Mereka Nggak Bisa Jawab
Politik

Benarkan Akan Ditangkap, Ahm..

20 Oktober 2020 12:17
PSBB Ketat Dianggap Bikin Pemulihan Ekonomi Tertahan, Gerindra DKI: Setiap Kebijakan Pasti Memiliki Dampak
Politik

PSBB Ketat Dianggap Bikin Pe..

20 Oktober 2020 11:57
Partai Golkar Galakkan Gerakan 3M Di Perayaan HUT Ke-56
Politik

Partai Golkar Galakkan Gerak..

20 Oktober 2020 11:55
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Kegigihan Pemerintah Mendapatkan Vaksin
Politik

Pemuda Muhammadiyah Apresias..

20 Oktober 2020 11:40
Mau Uang Secepat Kilat? Jokowi Disarankan Jalankan UU MLA Bukan Omnisbus Law
Politik

Mau Uang Secepat Kilat? Joko..

20 Oktober 2020 11:37
Penilaian Mardani, Penegakan Hukum Era Jokowi Jauh Dari Harapan
Politik

Penilaian Mardani, Penegakan..

20 Oktober 2020 10:57