Gerindra Dibutuhkan Jokowi Untuk Tangkal Serangan Dari Dalam

Jumat, 19 Juli 2019, 13:47 WIB
Laporan: Ahmad Kiflan Wakik

Massa Partai Gerindra/net

Tidak keliru bila Presiden Joko Widodo lebih tertarik merangkul Partai Gerindra dalam pemerintahan periode kedua ketimbang mengajak partai politik lain yang menjadi lawannya di Pilpres 2019.

Pengamat politik dari kampus UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menyebut Gerindra lebih mentereng dibandingkan Partai Demokrat, PAN atau PKS meskipun sama-sama mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres lalu.

"Gerindra suaranya jelas signifikan, masuk tiga besar parlemen," ujar Adi kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (19/7).

Adi menyebut setidaknya ada dua keuntungan bagi Jokowi jika meminang Partai Gerindra. Pertama, memperkuat koalisi pemerintah di DPR RI.

Keuntungan lain, Jokowi bisa memakai Gerindra sebagai sekoci di samping PDI Perjuangan andai ada manuver politik dari anggota koalisinya.

"Gerindra bisa jadi partner baru bagi Jokowi atau PDIP untuk memberikan kepastian sokongan politik andai partai koalisi lain bermanuver," ucapnya.
EDITOR: ALDI GULTOM

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019