Ini Keuntungan Yang Bisa Didapat Jokowi Saat Gerindra Jadi Gabung Ke Koalisi

Gerindra gabung Koalisi, langkah Jokowi bisa dimudahkan/Net

Sinyal bergabungnya Partai Gerindra ke dalam koalisi partai pendukung Joko Widodo semakin kuat. Tentu saja, ada keuntungan yang bisa didapat Jokowi dengan mengajak Gerindra gabung dengan koalisi.

Partai Gerindra belakangan memang semakin santer disebut-sebut akan bergabung dan ambil bagian dalam koalisi pendukung Presiden Joko Widodo di Kabinet Kerja jilid II.

Sinyal ini semakin kuat setelah Jokowi bertemu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Senayan, dua pekan silam.

Usai pertemuan itu, Prabowo menyambangi kediaman Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Megawati adalah pendukung utama Jokowi.

Menurut pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, manuver yang dilakukan para elite politik ini melahirkan sejumlah pertanyaan. Terutama karena koalisi pemerintah saat ini sudah cukup besar dan bahkan memegang kendali mayoritas suara di Parlemen.

"Untuk apa sih Pak Jokowi harus menambah koalisi lagi? Itu menjadi pertanyaan dasar," ujar Pangi kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (28/7).

Pangi pun mencoba menganalisis. Dia menyebut tidak mungkin Jokowi dengan koalisinya mengajak Partai Gerindra untuk bergabung, tanpa mempertimbangkan untung dan rugi.

Penilaian Pangi, ada satu keuntungan yang bisa didapat Jokowi dan koalisinya jika Gerindra bergabung. Saat Gerindra gabung, semua kebijakan Jokowi di pemerintahan akan berjalan mulus untuk mendapat persetujuan dari Parlemen.

"Supaya tidak diganggu, tidak direcoki. Supaya pemerintahan ini berjalan dengan mulus di Parlemen," tukasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kecam Pembunuhan Sadis Di Sigi, PB HMI: BNPT Ngapain Aja?
Politik

Kecam Pembunuhan Sadis Di Si..

02 Desember 2020 05:47
Beda Dengan Era Edhy Prabowo, Fahri Hamzah: KKP Zaman Susi Pudjiastuti Banyak Nelayan Dipenjara
Politik

Beda Dengan Era Edhy Prabowo..

02 Desember 2020 03:46
Jelang Pencoblosan Pilkada 2020, AHY Turun Gunung Kampanye Di Karawang
Politik

Jelang Pencoblosan Pilkada 2..

02 Desember 2020 02:26
FRPB Minta Satgas Covid-19 Bogor Tegas Dan Jemput Habib Rizieq
Politik

FRPB Minta Satgas Covid-19 B..

02 Desember 2020 02:09
Aziz Syamsuddin: Papua Bagian Tidak Terpisahkan Dari NKRI
Politik

Aziz Syamsuddin: Papua Bagia..

02 Desember 2020 00:35
Efektif Kampanye Di Media Sosial, Eri-Armuji Unggul Di Kelompok Pemilih Usia Muda
Politik

Efektif Kampanye Di Media So..

01 Desember 2020 23:27
Edhy Prabowo Tersangka, Effendi Gazali: Saya Akui Gagal Sebagai Penasihat
Politik

Edhy Prabowo Tersangka, Effe..

01 Desember 2020 23:18
Cak Nanto: Plesetkan Azan Jadi Ajakan Jihad Itu Penistaan Agama
Politik

Cak Nanto: Plesetkan Azan Ja..

01 Desember 2020 23:03