Operasi Menggeser Luhut Dari Lingkaran Jokowi Atas Kehendak Megawati

Luhut B. Panjaitan/Net

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan disebut-sebut bakal mengambil alih peran sentral Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun, hal itu dianggap wajar, pasalnya, tiap elit pasti berebut untuk mendapat pengaruh Presiden jelang penentuan jajaran menteri kabinet.

Pengamat sekaligus Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan, persaingan diantara "orang-orang kuat" di lingkaran Jokowi adalah hal wajar menjelang pembentukan kabinet Jokowi-Maruf jilid II.

Orang-orang kuat yang dimaksud Refly adalah Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputeri, Ketum Nasdem Surya Paloh, Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketum PKPI Hendropriyono, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

"Jadi, ada beberapa orang-orang kuat di lingkaran Jokowi yang ketokohannya itu bisa melebihi pembantu-pembantu (menteri) Jokowi lainnya. Nah, bukan tidak mungkin diantara enam orang ini terjadi persaingan," ujar Refly kepada wartawan seusai diskusi publik di Gado-Gado Boplo, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8).

Adapun, terkait peran Budi Gunawan yang disebut-sebut telah menggantikan peran Luhut B. Panjaitan itu, disinyalir muncul karena diduga erat kaitannya dengan sikap PDIP. Sebab, pada periode pertama Jokowi PDIP agaknya kurang suka dengan figur Luhut.

"Megawati itu satu paket dengan BG (Budi Gunawan). Saya kira kedekatan BG dengan PDIP itu sesuatu yang sudah menjadi rahasia umum. Lalu, makin kuat peran BG karena endorsment dari PDIP juga," kata Refly.

"Ya dalam politik biasalah intrik politik," imbuhnya menambahkan.  
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Guru Besar UGM Harap 75 Pegawai KPK Yang Tak Lolos TWK Berjiwa Ksatria
Politik

Guru Besar UGM Harap 75 Pega..

15 Mei 2021 21:35
Korona Watch Apresiasi Ketua KPK Nonaktifkan 75 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK
Politik

Korona Watch Apresiasi Ketua..

15 Mei 2021 21:28
Peluang Capres 2024, Tidak Menutup Kemungkinan Nasib Ganjar Akan Sama Dengan Jokowi
Politik

Peluang Capres 2024, Tidak M..

15 Mei 2021 20:53
Kutuk Israel, Ini Delapan Langkah Politik Partai Ummat Bagi Palestina
Politik

Kutuk Israel, Ini Delapan La..

15 Mei 2021 20:40
Antisipasi Provokasi Isu, Pembantu Jokowi Disarankan Hati-hati Susun Naskah Pidato Presiden
Politik

Antisipasi Provokasi Isu, Pe..

15 Mei 2021 18:55
Jari ABW: Larangan Ziarah Kubur Harus Dilihat Secara Menyeluruh Tanpa Dipolitisir
Politik

Jari ABW: Larangan Ziarah Ku..

15 Mei 2021 18:47
Walau Sulit Diwujudkan, Indonesia Harus Dorong DK PBB Tempatkan Pasukan Perdamaian Di Palestina
Politik

Walau Sulit Diwujudkan, Indo..

15 Mei 2021 16:54
Pertemuan LaNyalla-OSO Membahas Seputar Konstitusi, Wacana Amandemen Kelima Jadi Fokus Pembicaraan
Politik

Pertemuan LaNyalla-OSO Memba..

15 Mei 2021 16:40