Soal Briptu Hedar, Wiranto: Tidak Usah Dikomentari, Itu Biasa Di Daerah Konflik

Selasa, 13 Agustus 2019, 16:25 WIB
Laporan: Aprilia Rahapit

Wiranto/Net

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto meminta semua pihak untuk tidak banyak komentar terkait konflik bersenjata di Papua.

Menurut dia, meski konflik di Papua sering kali menyebabkan prajurit TNI maupun anggota Polri terluka maupun tewas, hal itu adalah sesuatu yang lumrah.

Hal itu ia katakan saat dimintai komentar terkait insiden penyanderaan hingga menewaskan satu anggota kepolisian, Briptu Hedar.

"Itu bagian dari operasi, bisa terjadi. Enggak usah dikomentari," kata Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Wiranto menegaskan, apapun yang terjadi, terpenting, operasi yang dilakukan TNI-Polri untuk mengamankan Papua terus dilakukan hingga saat ini.

"Pokoknya kita lanjutkan, jadi enggak akan ada habis-habisnya," kata Wiranto.

Briptu Hedar tewas ditembak oleh kelompok penyandera saat hendak melarikan diri. Jenazah Hedar sudah dievakuasi ke Timika untuk selanjutnya diterbangkan ke Makassar untuk dimakamkan.

Kelompok yang menyandera Hedar diduga Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019