Rocky Gerung: Anies-Ahok Dicalonkan 2024, Berhenti Itu Bullying!

Rabu, 14 Agustus 2019, 14:41 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

Rocky Gerung/Net

Bullying yang menyasar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih pada sisi politik.

Untuk menguji itu, analis politik yang juga ahli filsafat, Rocky Gerung mengatakan, seandainya Partai Nasdem mengusung Anies dan mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2014, maka bully tersebut akan berhenti.

Rocky menjelaskan, bully terhadap Anies merupakan imbas dari keadaan sebelumnya.

"Sekarang problemnya apa yang sebetulnya diinginkan untuk bully Anies secara politis. Kan, kita bisa ujikan itu," ujar dia saat jadi pembicara diskusi ILC di tvOne dengan tema Anies Baswedan di Pusaran "Bully", Selasa malam (13/8).

"Misalnya, tiba-tiba Partai Nasdem secara radikal mencalonkan Anies calon Presiden 2024, Ahok adalah wakil presidennya. Kita pikir. Berhenti itu bullying, karena difasilitasi, kan dua-duanya penggagas LSM Nasdem," lanjut Rocky menambahkan.

Menurut Rocky, mengusung Anies-Ahok pada pilpres mendatang adalah untuk mengetahui motif bullying tersebut.

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019