Gubernur Khofifah Tolak Gantikan Pakde Karwo Di Demokrat

Kamis, 15 Agustus 2019, 05:31 WIB
Laporan: Diki Trianto

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Net

Kekosongan pimpinan Demokrat Jawa Timur usai keputusan Soekarwo atau Pakde Karwo mundur nyatanya tak membuat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tergiur.

Padahal, dorongan untuk menahkodai partai berlambang bintang mercy di timur Jawa juga sudah disampaikan DPD Demokrat.

"Saya sebaiknya menjaga equidistant (jarak yang sama) dengan seluruh elemen strategis apakah partai politik, perguruan tinggi, atau ormas tentu yang dapat membawa impact strategis lainnya,” kata Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (14/8).

Baginya, menolak ajakan sebagai pimpinan partai di Jatim dan lebih mengutamakan posisinya sebagai gubernur merupakan hak demokrasi yang dimilikinya.

Di sisi lain, ia justru mendukung nama lain yang juga didorong untuk menduduki bekas kursi Pakde Karwo, yakni Emil Dardak.

"Rek lek aku memilih equidistant tentunya hak demokrasi, jadi memilih untuk masuk itu hak demokrasi juga. Jadi kalau Pak Wagub (Emil) memilih dipromosikan dan beliau siap, saya mendukung,” tandasnya.

Nama Khofifah dan Emil Dardak menjadi dua daftar kuat yang diusulkan DPD Demokrat Jatim untuk menggantikan Soekarwo sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.

"Bukan hanya Mas Emil tapi juga Ibu Khofifah Indar Parawansa yang kami bidik. Apalagi Khofifah saat ini tidak berpartai sehingga wajar kalau akan kami tawari,” kata Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur, Renville Antonio, Senin (12/8).
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019