Rocky Gerung: Buat Apa Ibukota Baru, Memerintah Kan Bisa Dari Smartphone

Senin, 19 Agustus 2019, 00:32 WIB
Laporan: Widian Vebriyanto

Rocky Gerung/Net

Rencana pemindahan ibukota dari DKI Jakarta bukan isapan jempol semata. Penegasan itu bahkan telah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8) lalu.

Jokowi secara tegas menyebut Kalimantan menjadi titik lokasi baru bagi pusat pemerintahan Indonesia.

Filsuf Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung tidak sependapat dengan ide mantan walikota Solo itu. Dia tidak ingin Kalimantan yang kini menjadi paru-paru dunia karena hutan tropis yang lebat berubah menjadi hutan beton.

“Lestarikan Kalimantan. Jangan ubah jadi Jawa,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (18/8).

Roger, sapaan akrabnya, juga mempertanyakan dasar pemikiran ibukota dipindah. Apalagi, pemindahan dilakukan di era kemajuan teknologi yang serba memudahkan orang untuk berkomunikasi.

“Buat apa ibukota baru? Memerintah bisa dari smartphone. Kredit HP baru aja cukup,” sindirnya.

“Cuma percuma,” tutup Rocky.

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020