Alasan Kultur, Dedi Mulyadi Usul Jakarta Dan Jawa Barat Disatukan

Senin, 02 September 2019, 13:57 WIB
Laporan: Diki Trianto

Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi/Net

Harus ada langkah konkret yang dilakukan untuk menentukan 'nasib' Jakarta jika rencana pemerintah pusat memindahkan Ibukota ke Kalimantan Timur terealisasi.

Usulan yang muncul adalah menggabungkan wilayah Jakarta dengan Jawa Barat. Hal itu disampaikan mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi lantaran melihat kesamaaan kultur dua wilayah tersebut.

"Sebaiknya Jakarta disatukan dengan Jawa Barat dengan nama Jawa Barat Raya dengan Jakarta sebagai ibukotanya. Ini sekaligus mengakomodir keinginan Kota Bekasi, Depok, dan daerah lain yang ingin bergabung ke DKI Jakarta karena persamaan kultur," kata Dedi Mulyadi di akun twitternya, Senin (2/9).

Penyatuan dua wilayah ini dilakukan guna menjaga sejarah keterkaitan Jakarta dan Jabar. Sebab pada hakikatnya, perpindahan Ibukota akan berdampak pada berbagai aspek baik sosial, ekonomi, dan kultur politik Jakarta.

Berdasarkan perjalanan sejarah, kata Dedi, Jakarta merupakan kota perdagangan dan pusat pelabuhan sebagaimana tertulis dalam perjanjian antara Kerajaan Padjadjaran bersama Pemerintahan Portugis.

Tiruan prasasti perjanjian tersebut pun kini tersimpan rapi di Museum Fatahillah, Jakarta.

"Jika kita menyelami berbagai koleksi di musem itu, justru banyak sekali artefak sejarah yang berasal dari peradaban Sunda," demikian Ketua DPD I Golkar ini.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020