Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Hensat: Kalau Memang Esemka Dari China Akui Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 08 September 2019, 13:55 WIB
Hensat: Kalau Memang Esemka Dari China Akui Saja
Hendri Satrio/Net
rmol news logo Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali. Namun demikian, cibiran langsung datang menanggapi peresmian itu.

Salah satunya disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia menilai mobil Esemka, khususnya Bima, tidak murni diproduksi anak bangsa. Sebab, sebagian besar komponen mobil tersebut diimpor dari China.

Pun demikian dengan Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Anggota DPR itu menilai mobil Esemka seperti mobil China yang dirakit ulang dan diberi merek lokal. Baca: Yandri Susanto: Esemka Kayak Mobil China Dikasih Merek Lokal

Menyikapi polemik di masyarakat tersebut, pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak transparan.

“Menurut saya, pemerintah Jokowi ini lemah dalam menggamblangkan sesuatu, membuat sesuatu ini terang benderang, padahal Presiden Jokowi kan senengnya ngomong gitu kan,” ujarnya Hendri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/9).

Dengan kata lain, pria yang akrab disapa Hensat itu meminta Jokowi dan perusahaan swasta tersebut berbicara apa adanya tentang Esemka.

“Kalaupun terinspirasi dari Pabrik China ya ngomong aja terinspirasi. Kalau emang itu dari China, ngomong aja dari China,” tekannya.

Terlepas dari itu, pendiri lembaga Survei Kedaikopi itu mengaku senang dengan kehadiran mobil Esemka. Sebab, mobil ini sudah ditunggu-tunggu sejak Jokowi masih menjadi walikota Solo.

“Dari awal saya sih akan mengucapkan selamat Esemka sudah hadir. Masalah dia (Esemka) dari mana saya enggak terlalu pusing,” pungkasnya.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA