Esemka Industri Biasa, Pemerintah Tak Perlu Klaim Sebagai Hasil Kerja

Rabu, 11 September 2019, 09:32 WIB

Jokowi sedang mengendarai Esemka Bima/Net

Mobil yang dikeluarkan PT Solo Manufaktur Kreasi atau Esemka telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Dalam peresmian itu Jokowi menyebut bahwa mobil karya anak bangsa itu bukanlah mobil nasional.

Analis politik Dedi Kurnia Syah menyayangkan mobil Esemka bukanlah mobil nasional, padahal kehadiran mobil Esemka ini memicu gengsi nasionalisme bangsa melalui lajur otomotif.

“Maka ini tidak ada bedanya dengan industri biasa, tidak ada yang membanggakan secara luar biasa,” ungkap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/9).

“Kita ini bangsa anomali, satu sisi menginginkan prestasi yang luar biasa dan idealis, tetapi seringkali tidak rasional untuk mencapainya,” tambahnya.

Menurutnya, mobil Esemka hanya dijadikan sandaran politis, sehingga apapun yang berkaitan dengan pabrikan mobil yang berlokasi di Boyolali, Jawa Tengah itu hanya akan menghadirkan dua hal, diprotes besar oleh oposisi pemerintah, dan di klaim pemerintah sebagai prestasi.

“Padahal, tidak dua-duanya tidak benar, Esemka adalah industri swasta sama seperti yang lain, publik tidak perlu bully, pemerintah pun demikian, tidak perlu mengarahkan seolah-olah ini hasil kerja mereka,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020