Menhub: BJ Habibie Berjasa Membangun Industri Strategis Dan Perhubungan Indonesia

Kamis, 12 September 2019, 11:41 WIB
Laporan: Ahmad Alfian

Budi Karya Sumadi/RMOL

Duka mendalam juga datang dari Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi atas berpulangnya putra terbaik bangsa Presiden ketiga RI Baharuddin Jusuf Habibie.

"Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Budi saat ditemui usia kunjungan kerja di Daerah Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (12/9).

Budi menyatakan bahwa Habibie adalah seorang ilmuwan yang memiliki kecerdikan dan kepandaian yang bisa menjadi tokoh untuk dijadikan panutan.

Oleh karena itu, selain menyampaikan ucapan duka, Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Habibie atas kontribusinya sudah membuat industri strategis yang berhubungan langsung dengan perhubungan di Indonesia.

"Jasa almarhum berkiprah di industri strategis, seperti PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA, PT Penataran Angkatan Laut (Persero) atau PT PAL, dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI," ungkapnya.

Selepas dari kegiatan ini, Budi mengatakan akan segera berkunjung ke rumah duka, di bilangan Kuningan, Jakarta.

Semasa hidup Habibie berkontribusi dalam mewujudkan mimpi bangsa Indonesia di sektor penerbangan untuk bisa membuat pesawat sendiri.

Proyek N-250 bisa dibilang cikal bakal lahirnya pesawat lain buatan Indonesia, yaitu R80 yang diproduksi PT Regio Aviasi Industri (RAI). Perusahaan ini didirikan Habibie bersama putranya, Ilham Habibie.

Terkait proyek tersebut, Menteri Perhubungan berharap dan akan mengusahakan proyek tersebut kembali berjalan. "Kita harapkan, bisa berkoordinasi untuk menjadikan itu kenyataan," tutup Budi.

Kolom Komentar


Video

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Kamis, 12 September 2019
Video

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar

Jumat, 13 September 2019
Video

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Sabtu, 14 September 2019