Saut Situmorang Tantang DPR Perang Pikiran

Kamis, 12 September 2019, 22:15 WIB
Laporan: Faisal Aristama

Saut Situmorang/Net

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai ada 70 pasal pada draf revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang melemahkan KPK.

Atas dasar itu, mantan orang BIN itu menyatakan perang pikiran dengan DPR tentang upaya revisi UU KPK.  

"Kalau kita berdebat tentang yang disebut sekarang itu, kita bisa berdebat. Itu yang saya katakan. Mari kita perang pikiran," tantang Saut saat jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Perang pikiran yang dimaksud untuk mengurai dugaan DPR melakukan “akal-akalan” di balik pengguliran wacana revisi UU KPK yang tidak memiliki urgensi apapun.

Selama perang berlangsung, Saut meminta proses revisi dihentikan terlebih dahulu dan menunggu anggota DPR baru dilantik.

"Jadi sekarang ini beradu argumentasi, beradu pustaka, literatur, naskah akademik. Oleh sebab itu, kita minta hentikan dulu, lantik dulu DPR-nya, mari kita bahas dari awal," tegasnya.

Poin yang ditekankan dalam adu argumen ini adalah mengenai extraordinary crime. Apakah DPR menganggap kejahatan extraordinary crime seperti korupsi sudah berakhir.

“Kalau (sudah) enggak (ada), berarti anda (DPR) tumpul, otak anda,” sambungnya.

Kolom Komentar


Video

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar

Jumat, 13 September 2019
Video

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Sabtu, 14 September 2019
Video

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Senin, 16 September 2019