Tugas Pertama Irjen Firli Bereskan Pegawai KPK Yang Tidak Profesional

Sabtu, 14 September 2019, 01:20 WIB
Laporan: Idham Anhari

Irjen Firli Bahuri/Net

Segudang pengalaman di dunia kepolisian dan pemberantasan korupsi telah dimiliki Ketua KPK terpilih Irjen Firli Bahuri. Kini jenderal bintang dua itu dihadapkan pada amanah baru untuk menciptakan komisi anti rasuah yang mendapat kepercayaan penuh masyarakat.

Cara pertama Irjen Firli dalam mewujudkan hal itu adalah dengan memperbaiki manajemen sumber daya manusia (SDM) KPK.

Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai Kapolda Sumsel itu harus merampungkan masalah SDM dalam waktu sebulan pasca dilantik.

“Bila ada pegawai yang harus “dibersihkan” dan “dibereskan” yang boleh jadi selama ini belum atau tidak mengedepankan integritas dan profesionalitas dalam penegakan hukum, ya harus dilakukan,” kata Emrus kepada wartawan, Jumat (13/9).

Menurutnya, akan lebih baik lagi jika para pegawai KPK melakukan introspeksi diri mengenai kelayakan masing-masing sebelum lima komisioner KPK yang baru dilantik.

Introspeksi diri tersebut perlu dilakukan oleh para pegawai KPK lantaran dalam penegakan hukum yang profesional hanyalah bekerja sesuai dengan hukum positif dan aturan yang berlaku di internal KPK.

“Karena itu, dengan alasan apapun tidak boleh ada resistensi dari satu atau sekelompok orang pegawai KPK terhadap salah satu atau beberapa atau keseluruhan pimpinan KPK yang baru,” jelas dia.

Jika ada resistensi, sebaiknya menyatakan secara tegas dan terbuka untuk mundur sebelum pimpinan baru KPK mulai bekerja.

Kolom Komentar


Video

Selamat Hari Museum

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

Kolone Tongkat oleh Peserta Pramuka Terbanyak

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Sabtu, 19 Oktober 2019