Ketimbang Anies Dan Sandi, Gatot Nurmantyo Lebih Pas Pimpin PAN

Gatot Nurmantyo/Net

Sosok mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dianggap lebih tepat menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menggantikan Sandiaga Salahuddin Uno yang selama ini digadang-gadang menjadi calon kuat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (ProDem) Satyo Purwanto. Menurut Satyo, tiga nama yang disebut-sebut akan menjadi Ketum PAN yang baru yakni Sandiaga Salahuddin Uno, Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan dinilai sudah tepat.

Namun dari ketiga tersebut, Satyo melihat Gatot Nurmantyo lebih tepat dibanding dua nama lainnya.

"Ketiga orang itu cocok sebenarnya, cuma ya plus minus lah ya, tapi kalau di adu secara kuantitatif, kualitatif ya jelas Gatot lebih unggul lah ya," ucap Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).

Alasannya tambah Satyo, Gatot memiliki profil yang lebih tepat untuk jadi pimpinan PAN yang identik sebagai partai nasionalis dan religius.

"Mantan panglima dengan segala macam pengalaman kerjanya ya, secara CV mentereng lah meskipun Anies juga mantan menteri dan Gubernur sekarang, tapi tetap lah kalau head to head ya kapasitasnya masih di bawah Gatot lah," jelasnya.

Apalagi, sosok Gatot sangat tepat dijadikan Ketum PAN untuk maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Karena bagaimana pun dia butuh kendaraan untuk maju di 2024. Kalau Sandi kecil lah karena kan dia juga sebenarnya waktu dia mundur dari Gerindra karena persyaratan pas jadi calon wakil presiden. Cuma kan saya rasa gak benar-benar mundur (dari Gerindra)," pungkasnya.

Kolom Komentar