Kalau Aparat Represif, Aksi Mahasiswa Akan Semakin Membesar

Foto:Net

Ribuan mahasiswa akan kembali turun aksi di depan Gedung MPR/DPR beberapa hari kedepan. Aparat keamanan diharapkan tidak ikut cawe-cawe dengan bertindak kekerasan.

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, jika aparat keamanan berlaku represif terhadap mahasiswa yang menyuarakan aspirasinya, maka akan berdampak pada memperbesar masalah.

"Kalau memang inginnya ada peningkatan eskalasi dalam waktu dekat ya silahkan saja menyikapi aksi-aksi seperti itu dengan kekerasan, saya kira itu akan memperbesar masalah bagi para penyelenggara negara," ucap Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/9).

Karena, lanjut Khairul, aparat keamanan hanya bertugas menjaga situasi dan memfasilitasi aksi agar tidak menjadi liar. Sehingga, ketika aparat melakukan tindakan kekerasan, maka diyakini massa akan semakin banyak.

"Kalau kemudian ikut cawe-cawe dengan melakukan kekerasan dengan alasan-alasan aturan segala macam, saya kira itu sudah mengarah kepada eskalasi atau mempercepat gerakan masa lebih banyak lagi," tegasnya.

Karena kata Khairul, aparat keamanan sedang disoroti lantaran belakangan ini selalu bertindak cenderung represif.

"Karena salah satu yang disoroti akhir-akhir ini kan soal perlakuan aparat keamanan kita yang cenderung berlebihan dan eksesif gitu," pungkasnya.

Belakangan, aksi mahasiswa semakin banyak dilakukan di sejumlah daerah. Aksi mahasiswa menolak sejumlah keputusan DPR dan pemerintah seperti UU KPK, RUU KUHP, RUU Ketenaggakerjaan dan lain-lain.

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Siang Ini, Budiman Sudjatmiko Dan Fadli Zon Menyoal Reformasi Hingga Mosi Tidak Percaya
Politik

Siang Ini, Budiman Sudjatmik..

22 Oktober 2020 12:55
Maruf Amin Berharap Pesantren Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Politik

Maruf Amin Berharap Pesantre..

22 Oktober 2020 12:47
Peringati Hari Santri Nasional, Ketua DPR: Nyalakan Semangat Gotong Royong Untuk Bangun Indonesia
Politik

Peringati Hari Santri Nasion..

22 Oktober 2020 12:35
Ahmad Dhani: Sejak Gus Dur Wafat, Sudah Sepatutnya Nahdliyin “Berimam” Pada Cak Nun
Politik

Ahmad Dhani: Sejak Gus Dur W..

22 Oktober 2020 12:20
Aria Bima: Ada Kecenderungan Terjadi Anarkisme Demokrasi
Politik

Aria Bima: Ada Kecenderungan..

22 Oktober 2020 11:38
Feri Amsari: Ada Kutukan Periode Kedua, Berbagai Skandal Dan Watak Asli Presiden Muncul
Politik

Feri Amsari: Ada Kutukan Per..

22 Oktober 2020 11:34
HUT Ke-56 Golkar, Airlangga Hartarto: Sebagai Partai Senior Harus Selalu Hadir Memberi Solusi
Politik

HUT Ke-56 Golkar, Airlangga ..

22 Oktober 2020 10:59
Irma Suryani: Kalau Jokowi Represif, Orang Seperti Rocky Gerung Sudah Hilang
Politik

Irma Suryani: Kalau Jokowi R..

22 Oktober 2020 10:55