Dua Alasan Gelar Putra Reformasi Jokowi Tidak Cocok

Ray Rangkuti (tengah)/RMOL

Sejumlah kalangan merasa penyematan gelar Putra Reformasi kepada Presiden Joko Widodo yang dilakukan Universitas Trisakti kurang tepat.

Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti secara pribadi sepakat itu untuk ditolak. Walaupun, secara organisasi memang tidak bisa disalahkan.

"Bagi mereka yang mau melaksanakan itu ya monggo-monggo saja, tapi kalau saya ditanya, saya mengatakan itu kurang tepat," ujar Ray di Ciputat, Banten, Minggu (22/9).

Ray menyebut setidaknya ada dua alasan pokok mengapa Jokowi tidak tepat disebut sebagai putra reformasi.

"Presiden dalam satu bulan terakhir betul-betul menggambarkan semangat yang berlawanan dengan reformasi. KPK diperlemah, RKUHP dimasukkan kembali prinsip yang ditolak reformasi sejak awal," jelasnya.

Alasan kedua, dikatakan Ray adalah soal pembenahan birokrasi pemerintahan, pembenahan institusi Polri, dan kejaksaan yang gagal dijalankan oleh Jokowi.

"Padahal menurut saya kelanjutan reformasi adalah membenahi tiga ini," tegasnya.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Tak Remehkan Rekomendasi Pansus III DPRD Jabar
Politik

Ridwan Kamil Diminta Tak Rem..

29 Mei 2020 12:50
Mahfud MD Hanya Ingin Masyarakat Tidak Paranoid, Bukan Anggap Enteng Corona
Politik

Mahfud MD Hanya Ingin Masyar..

29 Mei 2020 12:50
Meski Masih Pandemik, Jokowi Tegaskan Proyek Strategis Nasional Tetap Jalan
Politik

Meski Masih Pandemik, Jokowi..

29 Mei 2020 12:34
Selama Belum Aman Dari Covid-19, Jangan Coba-coba Sekolah Kembali Dibuka
Politik

Selama Belum Aman Dari Covid..

29 Mei 2020 12:31
Ketum PWI Minta Media Terus Berperan Positif Saat Corona Dan Tetap Jaga Daya Kritis
Politik

Ketum PWI Minta Media Terus ..

29 Mei 2020 12:31
Punya Hak Kritik, Polisi Tidak Boleh Seenaknya Terhadap Ruslan Buton
Politik

Punya Hak Kritik, Polisi Tid..

29 Mei 2020 12:25
Pakar: Vonis Ringan Pada Saeful Bahri Jadi Indikator Semangat Pemberantasan Korupsi Melemah
Politik

Pakar: Vonis Ringan Pada Sae..

29 Mei 2020 12:16
Kesiapan New Normal Di Indonesia Terbilang Masih Mentah
Politik

Kesiapan New Normal Di Indon..

29 Mei 2020 12:05