Tak Terima Kena Gas Air Mata, Warga Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Pasar Palmerah

Rabu, 25 September 2019, 00:37 WIB
Laporan: Faisal Aristama

PEmbakaran di depan pos polisi dekat Gedung DPR/RMOL

Warga sekitaran Pasar Palmerah berhamburan keluar ikut aksi bersama ribuan mahasiswa yang masih bertahan di areal Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9) dini hari.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terusik saat membongkar muatan di Pasar dan terkena gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian dari arah Gedung DPR.

"Kita lagi bongkar muatan sayuran di pasar kena gas air mata. Kita bareng ama mahasiswa ikut aja sekalian. Kita warga terusik," kata pemuda itu kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/9) dini hari.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB, massa dari warga sekitar masih bertahan dan sesekali maju ke arah tameng polisi.

Sementara, mahasiswa beberapa ada yang ikut bersama warga dan sebagian lainnya memilih bertahan di belakang Pasar Palmerah. 

Hingga berita ini diturunkan, sempat terjadi pembakaran di depan Pos Polisi dekat Stasiun Palmerah. Berdasarkan pantauan, beberapa unit kendaraan sepeda motor yang terparkir didepan Pos Polisi dibakar. 

Sementara gas air mata masih terus ditembakkan oleh aparat kearah massa aksi.


Kolom Komentar


Video

Update COVID-19 | Minggu 5 April, 2.273 Positif, dan 198 Meninggal Dunia

Minggu, 05 April 2020
Video

Data dari Kemenkes Terbatas, BNPB Belum Bisa Memberikan Laporan Lengkap Dan Terbuka Terkait Covid-19

Senin, 06 April 2020
Video

Ahmad Dhani: Jangan Ibukota Negara, Kantor Konglomerat Saja Yang Dipindahkan Dari Jakarta

Senin, 06 April 2020