Dikuasai Parpol Pemerintah, DPR Dan MPR Harus Tetap Kritis

Senin, 07 Oktober 2019, 18:07 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

Puan Maharani dan Bambang Soesatyo/Net

Dua lembaga negara DPR dan MPR akan kembali mengalami krisis kepercayaan jika tidak mampu melaksakan fungsi legislasi secara independen.

Hal itu ditegaskan pengamat politik Jajat Nurjaman mengingat ketua DPR dan MPR periode ini dinahkodai oleh dua partai yang notabene pengusung Presiden Jokowi.

Menurut Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) itu, seharusnya DPR maupun MPR tidak boleh terikat oleh pengaruh kekuasaan politik manapun.

"Lembaga ini harus mampu memaksimalkan perannya untuk melakukan check and balances terhadap roda pemerintahan," tegas Jajat, Senin (7/10).

Lebih jauh, kata Jajat, tugas besar lembaga legislasi pemerintahan harus mampu meyakinkan kepercayaan publik untuk mengontrol jalannya pemerintahan.

"Kita semua tidak ingin lembaga legislasi akan kehilangan wibawa dan terkesan tidak memiliki peran signifikan. Sebelum kepercayaan publik memburuk, saya pikir hal ini perlu jadi perhatian bersama," tutupnya.

Periode 2019-2024, DPR dipimpin oleh Puan Maharani dari PDIP dan MPR diketuai Bambang Soesatyo dari Partai Golkar.

Kolom Komentar


Video

Kolone Tongkat oleh Peserta Pramuka Terbanyak

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

PKS Konsisten Oposisi

Senin, 21 Oktober 2019