Arief Poyuono: Pengetahuan Arteria Dangkal, Dia Harus Minta Maaf Pada Emil Salim

Politisi PDIP, Arteria Dahlan/Net

Melakukan revisi undang-undang tak semudah yang dibayangkan. Ada proses kajian mendalam yang harus dilakulan, baik dari kajian ilmu hukum, sosial budaya, politik, hingga kajian ekonomi.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono guna merespons pernyataan politisi PDIP, Arteria Dahlan yang berdebat dengan tokoh senior Prof Emil Salim dalam salah satu talkshow yang dipandu Najwa Shihab, Rabu malam.

Dalam diskusi tersebut, Arteria menuding Prof Emil Salim tak berlatarbelakang hukum dan tidak paham dalam muatan revisi UU KPK.

"Pembentukan UU atau revisi UU itu bukan semata persoalan hukum. Sebuah kajian hukum dalam revisi UU itu mungkin kontennya hanya 5 persen saja dibandingkan dengan kajian ilmu lainnya," kata Arief dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (10/10).

Berdasarkan pemaparan tersebut, ia menilai Prof Emil sangat memiliki kapasitas dalam mengomentari revisi UU KPK. Berlatar belakang ekonom, jelasnya, Prof Emil justru tepat mengomentari revisi UU yang dianggap berbahaya bagi perekonomian Indonesia. Unsur pelemahan dalam revisi UU KPK akan memicu virus korup berujung high cost economy.

"Ini tentu akan membuat masyarakat kehilangan haknya untuk hidup sejahtera," jelasnya.

Sebagai anggota DPR sekaligus pengacara, kata Poyu, Arteria Dahlan belum mengerti dan paham dengan filosofi sebuah UU atau peraturan yang dibuat oleh negara.

"Hal ini sangat mengecewakan ya bagi saya, pengetahuan seorang Arteria Dahlan dalam menyikapi pendapat Prof Emil Salim yang mendukung Perppu UU KPK," sambungnya.

Arteria sempat berdebat dengan Emil saat membahas Perppu KPK di program Mata Najwa. Perdebatan tersebut bahkan sampai harus membuat Arteria menunjuk-nunjuk hingga mengucapkan sesat kepada Emil.

"Ucapan sesat kepada Prof Emil Salim tidak elok dan makin memperlihatkan Arteria itu dangkal soal pengetahuan kajian pembuatan UU," paparnya.

"Saya sebagai seorang yang pernah belajar ekonomi merasa tersinggung dengan ucapan Arteria Dahlan yang mengatakan sesat terhadap Prof Emil Salim. Saya mendesak Arteria sebagai anggota DPR yang terhormat untuk meminta maaf pada Prof Emil Salim," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Kasus OTT Di Kemendikbud, Muhtar Said: KPK Jangan Seolah-olah Jadi Alat Politik
Politik

Kasus OTT Di Kemendikbud, Mu..

25 Mei 2020 22:50
Maruf Amin Minta Maaf, Andi Yusran: Pemerintah Tidak Boleh Sekadar Meminta Maaf, Tapi Upaya Ekstra Cerdas
Politik

Maruf Amin Minta Maaf, Andi ..

25 Mei 2020 21:42
Cerita AHY Rayakan Lebaran Idul Fitri Di Tengah Covid-19 Dan Tanpa Ibu Ani Tercinta
Politik

Cerita AHY Rayakan Lebaran I..

25 Mei 2020 20:58
Siti Fadilah Supari Kembali Dijebloskan Ke Penjara, Andi Arief: Siti Fadilah Bukan Koruptor Dan Penjahat Besar
Politik

Siti Fadilah Supari Kembali ..

25 Mei 2020 19:58
DPR Soal Kepmenkes The New Normal: Negara Belum Mampu Topang 100 Persen Perekonomian
Politik

DPR Soal Kepmenkes The New N..

25 Mei 2020 17:41
MUI: Selebaran Catut DP MUI Tolak Rapid Test Alat PKI Adalah Hoax!
Politik

MUI: Selebaran Catut DP MUI ..

25 Mei 2020 17:12
Pemerintah Keluarkan Kepmenkes The New Normal, Saleh Daulay:  Jangan Terlalu Gembira Dengan Aturan!
Politik

Pemerintah Keluarkan Kepmenk..

25 Mei 2020 15:37
Copot Kapolsek Tertidur, Kapolda Jatim Diminta Belajar Dari Menhan Prabowo
Politik

Copot Kapolsek Tertidur, Kap..

25 Mei 2020 15:16