Bamsoet Jamin Amandemen UUD Tidak Ubah Sistem Pemilihan Presiden

Jumat, 11 Oktober 2019, 06:55 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Bambang Soesatyo/Net

Ketua Majelis Permusayawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo memastikan tidak ada rencana perubahan sistem pemilihan presidan dan wakil presiden dalam wacana amendemen terbatas UUD Tahun 1945.

"intinya amendemen ini tidak mengubah sistem pemilihan presiden, tidak," kata Bamsoet di kediaman presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Kamis (10/10).

Bamsoet menjelaskan, dalam rencana amandemen, yang dimaksud perubahan terbatas adalah menyangkut masalah ekonomi dan pembangunan Indonesia dalam kurun waktu 50 sampai dengan 100 tahun yang akan datang.

Nantinya, dengan amandemen, ke depannya akan tercipta cetak biru (blue print) Indonesia 50�"100 tahun ke depan yang mengacu pada satu buku induk.

Menurutnya selama ini, visi dan misi pemimpin dari daerah hingga pusat harus belum padu dan selaras dalam hal pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, karena belum ada acuan peta jalan Indonesia yang sudah digariskan ke depan.

"Manakala ada pergantian kepala negara dan kepala daerah, cetak biru sama sehingga tidak memulai lagi dari bawah. Dengan demikian, diharapkan pembangunan ekonomi kita bisa cepat," ujarnya.

Menurut dia, MPR RI akan memberikan ruang secara luas untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait dengan pembahasan amendemen terbatas UUD NRI Tahun 1945.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Video

Kolone Tongkat oleh Peserta Pramuka Terbanyak

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Sabtu, 19 Oktober 2019
Video

PKS Konsisten Oposisi

Senin, 21 Oktober 2019