Salim Said: Masyarakat Harus Tahu Kondisi Wiranto Yang Sebenarnya

Profesor Salim Said tegaskan masyarakat juga berhak tahu soal kondisi Wiranto/Net

Hingga satu pekan insiden penikaman terhadap Menkopolhukam Wiranto, belum ada satu pun konfirmasi resmi dari pemerintah, dalam hal ini tim dokter RSPAD, soal kondisi sang Menteri. Kondisi inilah yang kemudian dinilai memicu munculnya hoax di masyakarat.

Spekulasi soal kondisi Wiranto memang sudah bermunculan. Namun semuanya dipastikan tidak valid. Karena tidak berasal dari sumber resmi.

Oleh karena itu, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan Indonesia, Profesor Salim Said meminta kepada pihak berwenang untuk segera menginformasikan kondisi Wiranto saat ini.

"Kalau pemerintah, khususnya dokter, tahu kondisi di masyarakat saat ini, harusnya bisa mencegah menyebarnya berita-berita bohong. Masyarakat harus tahu bahwa Pak Wiranto memang ditikam," papar Salim Said saat saat mengisi acara Indonesia Lawyers Club, Selasa malam (15/10).

Salim memang mengakui kalau dokter dilarang memberitahukan kondisi pasien. Tapi, jika kabar soal Wiranto dibiarkan berlarut, justru akan semakin memicu munculnya banyak berita bohong.

"Caranya bagaimana? kita nggak tahu, dibocorin kek. Tapi yang penting masyarakat tahu bahwa Wiranto memang benar-benar ditikam," lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Salim, jika hal ini dibiarkan berlarut, maka kepercayaan masyarakat kepada aparat dan pemerintah akan makin menurun. Karena mereka dibiarkan terombang-ambing

Alhasil, butuh upaya keras dari pemerintah untuk bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat. Terutama dari mereka yang merasa tidak pernah didekati Pemerintah.

"Baik mereka yang di DPR maupun Eksekutif, bekerja dengan keraslah agar Anda bisa dipercaya oleh masyarakat. Ini juga untuk menghilangkan persepsi bahwa negara tidak bersahabat dengan Islam," tandasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai-ramai Mundur, Ada Apa?
Politik

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai..

11 Agustus 2020 06:04
Pendiri PAN Pertanyakan Jasa Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Untuk Negara
Politik

Pendiri PAN Pertanyakan Jasa..

11 Agustus 2020 05:22
Senator Jakarta: Kepala Daerah Jangan Paksakan Diri Terapkan Sekolah Tatap Muka
Politik

Senator Jakarta: Kepala Daer..

11 Agustus 2020 03:58
MPR  Dorong Pemerintah Segera Lakukan Terobosan Meredam Peningkatan Kasus Covid-19
Politik

MPR Dorong Pemerintah Seger..

11 Agustus 2020 03:20
Pengamat: Calon Tunggal Vs Kotak Kosong Terjadi Karena Hilangnya Idealisme Partai
Politik

Pengamat: Calon Tunggal Vs K..

11 Agustus 2020 02:56
AHY-Anies Untuk Pilpres 2024, Benny Harman: Ini Bentuk Kepedulian Rakyat Terhadap Masa Depan Bangsa
Politik

AHY-Anies Untuk Pilpres 2024..

11 Agustus 2020 02:33
Keberhasilan Jokowi Juga Tidak Lepas Dari Pemerintahan SBY
Politik

Keberhasilan Jokowi Juga Tid..

11 Agustus 2020 01:36
Mendagri, Mensos Dan Menkeu Terbitkan SKB Untuk Percepatan Pemutakhiran DTKS
Politik

Mendagri, Mensos Dan Menkeu ..

11 Agustus 2020 01:02