Jadi Saksi Mata, Said Didu: Pelantikan Presiden 2014 Sangat Ramai, Sekarang Sepi Dan Tegang

Sejumlah relawan menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta/RMOL

Suasana pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 terasa berbeda jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tak ada arak-arakan dan tingginya euforia masyarakat dalam menyabut Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Maruf Amin.

Setidaknya demikian yang dirasakan mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu.

"Saya saksi mata di Jalan Thamrin, Jakarta, arak-arakan rakyat sangat ramai pada pelantikan Presiden 2014," kata Said Didu dalam akun twitternya, Senin dini hari (21/10).

"Artinya kepercayaan rakyat saat itu sangat tinggi, tapi hasilnya tidak sesuai janji," sambungnya.

Said Didu yang mengaku menjadi saksi mata pelantikan Jokowi-JK pada 2014 silam heran dengan respons masyarakat terhadap pelantikan periode kedua Jokowi ini.

"Pelantikan 2019 sangat sepi dan tegang. Kita tunggu hasilnya akan seperti apa," tandasnya.

Dalam kesempata sebelumnya, Presiden Joko Widodo memang sempat meminta acara pelantikan kali ini digelar secara sederhana. Namun ia juga tak melarang kepada masyarakat yang ingin menggelar arak-arakan. Permintaan acara sederhana itu juga ditujukan kepada prosesi yang berlangsung di MPR RI.

"Saya menyampaikan bahwa penyelenggaraan upacara dan perayaan dalam pelantikan dilakukan sederhana saja, tapi juga tanpa mengurangi kekhidmatan dan keagungan dari acara itu," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu lalu (16/10).

Terpantau, kemeriahan terjadi di area Patung Kuda, Jakarta Pusat yang diselenggarakan para relawan. Berbagai tarian hingga bentangan bendera merah putih sepanjang 200 meter juga disuguhkan dalam acara tersebut. Namun tak ada arak-arakan yang membawa Jokowi-Maruf seperti halnya saat pelantikan Jokowi-JK 2014 silam.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Soal Kebijakan The New Normal, Nasir Djamil: Jangan-jangan Upaya Tak Langsung Menuju Herd Immunity
Politik

Soal Kebijakan The New Norma..

26 Mei 2020 18:50
Jokowi Akan Berlakukan The New Normal Covid-19, Fadli Zon: Bisa Jadi Bencana Baru
Politik

Jokowi Akan Berlakukan The N..

26 Mei 2020 17:52
Isu Reshuffle Kabinet Merebak, Pengamat: Melihat Kematangan RR, Tidak Berlebihan Jika Gusur Sri Mulyani
Politik

Isu Reshuffle Kabinet Mereba..

26 Mei 2020 17:26
Terbitkan Maklumat Demokrasi, Adhie Massardie: Arogansi Kekuasaan Harus Dihentikan
Politik

Terbitkan Maklumat Demokrasi..

26 Mei 2020 16:45
Akumindo Senang Erick Thohir Buka Peluang UMKM Kerjakan Proyek BUMN
Politik

Akumindo Senang Erick Thohir..

26 Mei 2020 16:26
Gerindra: The New Normal Harus Didukung Oleh Semua Lapisan Masyarakat
Politik

Gerindra: The New Normal Har..

26 Mei 2020 15:52
Berkilah Tahun Ajaran Baru Di Tangan Gugus Tugas, Nadiem Diminta Tegas Lindungi Siswa Dari Ancaman Covid-19
Politik

Berkilah Tahun Ajaran Baru D..

26 Mei 2020 15:46
Menuju Fase New Normal, Jokowi Buka Kemungkinan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Di Banyak Wilayah
Politik

Menuju Fase New Normal, Joko..

26 Mei 2020 15:30