Ancam Pecat Menteri Malas, Jokowi Jadi Headline Di Malaysia

Koran Sinar Harian Malaysia/Repro

Ancaman Presiden Joko Widodo yang akan pecat menterinya menjadi headline di surat kabar Malaysia.

Dalam headline-nya, Sinar Harian terbitan Senin (21/10) menampilkan foto Jokowi usai dilantik menjadi Presiden RI periode 2019-2024.

Tampak Jokowi yang mengenakan setelan kemeja warna biru serta kopiah warna hitam sedang menjawab pertanyaan dari wartawan. Sementara di belakangnya terlihat paspampers melakukan penjagaan.

"Jokowi Janji Pecat Menteri Malas," begitu tulisan di halaman depan Sinar Harian Malaysia.

Tak hanya itu, surat kabar itu juga mengutip pernyataan Jokowi saat memberikan pidato kenegaraannya di Gedung DPR/MPR, Senayan, pada Minggu lalu (20/10)

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Mereka akan dipecat, begitu janji saya," tulisnya.

Seperti diketahui, Jokowi memang sempat mengancam menteri di Kabinet Kerja Jilid II jika kerjanya tak becus. Hal itu disampaikan Jokowi di hadapan seluruh anggota dewan, mantan Presiden dan Wakil Presiden terdahulu serta para tamu undangan dari negara sahabat.

Sementara itu, Jokowi hingga saat ini belum memperkenalkan nama-nama yang akan mengisi komposisi menterinya. Padahal, Jokowi sempat berencana mengumumkan nama-nama menteri pada Senin pagi (21/10).

Meski begitu, sudah ada beberapa orang yang diundang ke Istana Negara, mereka diduga merupakan calon menteri pilihan Jokowi.

Mereka adalah Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Fadjroel Rahman, Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bamsoet: Proses Hukum Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung Harus Tegas Dan Adil
Politik

Bamsoet: Proses Hukum Tersan..

24 Oktober 2020 18:44
Andi Arief: Jika Maafkan Gus Nur, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah
Politik

Andi Arief: Jika Maafkan Gus..

24 Oktober 2020 17:36
Ungkap Kebakaran Kejagung, Komisi III: Ini Bukti Polri Profesional Dan Bukan Kaleng-kaleng
Politik

Ungkap Kebakaran Kejagung, K..

24 Oktober 2020 17:29
Bukan Maju Atau Tidak, Tantangan Bagi Prabowo Apakah Menang Lawan Tokoh-tokoh Bersinar Ini
Politik

Bukan Maju Atau Tidak, Tanta..

24 Oktober 2020 16:22
Teguran Jokowi Kepada Para Menteri Bukti Manajemen Komunikasi Istana Buruk
Politik

Teguran Jokowi Kepada Para M..

24 Oktober 2020 16:14
Seperti Lurah Suhartono, Kampenye Tri Rismaharini Di Pilkada Bisa Masuk Ranah Pidana
Politik

Seperti Lurah Suhartono, Kam..

24 Oktober 2020 15:51
Peneliti LIPI: Semakin Demokratis Satu Rezim, Maka Daerahnya Akan Semakin Desentralistis
Politik

Peneliti LIPI: Semakin Demok..

24 Oktober 2020 15:23
Bukan Soal Kunjungan Ke AS, Tapi Apakah Masih Ada Peluang Prabowo Menang Setelah Kalah Dua Kali?
Politik

Bukan Soal Kunjungan Ke AS, ..

24 Oktober 2020 14:58