Fahri Hamzah Yakin Ekonomi Indonesia Membaik Karena UU KPK Baru Diteken

Fahri Hamzah/Net

Arah sikap kritis mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mulai dikomentari para netizen yang menganggap sudah menjadi "Cebong" karena terlihat respek terhadap Presiden Joko Widodo.

Sikap respect tersebut berkenaan dengan keputusan Presiden Jokowi yang berani merealisasikan pendapat Fahri Hamzah yang menginginkan adanya revisi UU KPK sejak 2007 lalu.

"Saya melihat (KPK) ada kesalahan dan harus diperbaiki. Nah saya enggak ngerti tiba-tiba saya dituduh cebong itu. Gara-gara 2007 saya mulai kritik KPK, terus ada presiden yang bisa memahi pikiran saya 2019 dia setuju revisi UU KPK. Gara-gara pak jokowi setuju dengan pikiran saya, saya disebut cebong gak apa-apa," kata Fahri Hamzah dalam acara diskusi dengan teman "Menghimpun Kebaikan" di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (6/11) malam.

Bahkan, Fahri mengaku rela dianggap sebagai "cebong" karena sangat menggebu-gebu menginginkan KPK diawasi.

"Supaya KPK lemah saya mau jadi cebong. Karena pelemahan KPK itu sarat dari penguatan republik, sarat penguatan negara hukum," tegasnya.

Anggapan bahwa Fahri mulai respek terhadap Presiden Jokowi juga dibenarkan Fahri. Hal itu dikarenakan hanya Presiden Jokowi yang berani mengambil keputusan untuk melakukan Revisi UU KPK.

"Saya percaya apa yang dilakukan pak Jokowi ini akan membantu perekonomian, saya percaya secara teoritis. Saya punya banyak teman di luar yang berbicara ada satu yang pak Jokowi lakukan yaitu meminta audit menyeluruh terhadap KPK, ekonomi akan meledak, ekonomi akan hebat, itu saya percaya. Dan silahkan lah para ekonom berdebat, tapi saya merasa kepastian itu ditandai oleh keberanian presiden bersikap kepada KPK," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Qodari: Pencabutan Lampiran Miras Bukti Presiden Jokowi Demokratis
Politik

Qodari: Pencabutan Lampiran ..

03 Maret 2021 00:49
Ali Fikri: KPK Bukan BUMN Yang Memberi Pemasukan Kas Negara
Politik

Ali Fikri: KPK Bukan BUMN Ya..

03 Maret 2021 00:33
Ingatkan Jokowi, Said Aqil: Kebijakan Investasi Harus Berlandas Kemaslahatan Bersama
Politik

Ingatkan Jokowi, Said Aqil: ..

02 Maret 2021 23:52
Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Prof Abdul Mu'ti: Pemerintah Harus Lebih Sensitif Masalah Akhlak
Politik

Jokowi Cabut Perpres Investa..

02 Maret 2021 22:57
Yusril Ihza Mahendra: Jokowi Harus Terbitkan Perpres Baru Pengganti 10/2021
Politik

Yusril Ihza Mahendra: Jokowi..

02 Maret 2021 21:48
Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ARB Dukung Mubes Kosgoro 1957 Di Cirebon
Politik

Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ..

02 Maret 2021 21:43
Ketika Teka-teki Status SBY Sebagai Pendiri Demokrat Diungkap Di Obrolan Kantin Biru
Politik

Ketika Teka-teki Status SBY ..

02 Maret 2021 21:24
Apresiasi Jokowi Cabut Lampiran Perpres Miras, Hergun: Ingat, UU Ciptaker Mengusung Semangat Ketuhanan
Politik

Apresiasi Jokowi Cabut Lampi..

02 Maret 2021 21:01