Empat Fenomena Penting Di Balik Mutasi Yang Dilakukan Oleh Idham Azis

Kapolri Idham Azis dan Presiden Joko Widodo/Net

Mutasi jabatan yang dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis terhadap 206 perwira tinggi dan menengah menyisakan tanda tanya besar.

Menurut Indonesia Police Watch (IPW), setidaknya ada empat fenomena yang perlu dicermati dalam mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukan.

Pertama adalah kekosongan di posisi Kabareskrim. Dalam surat telegram ST/3020/XI/KEP./2019, tak ada sosok yang ditunjuk untuk mengisi kursi Kabareskrim. Ketua Presidium IPW Neta S Pane, menyebut ada dugaan upaya tarik-menarik dalam menentukan Kabareskrim.

Ia menduga, ada indikasi intervensi jalur kekuasaan untuk mendudukkan figur tertentu sebagai Kabareskrim, sementara internal polri menilai figur tersebut masih sangat junior dan menginginkan tampilnya figur senior yang menjadi Kabareskrim baru.

Kedua, dari mutasi ini terlihat Idham Azis sebagai Kapolri mulai menunjukkan kekuatannya dalam menyusun orang-orangnya maupun pendukungnya. Jelas terlihat dalam penempatan Brigjen Nico Alfinta dan Brigjen M Fadil yang disiapkan bintang dua sebagai staf ahli Kapolri.

“Sehingga diprediksikan dalam waktu dekat keduanya akan segera menjadi Kapolda Sumut dan Kapolda Sulsel,” jelas Neta dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/11).

Ketiga, mutasi ini menunjukkan secara nyata adanya pergeseran kekuatan lama yang kemudian ditempatkan di posisi-posisi yang kurang strategis dan turun kelas.

Terakhir, kata Neta adalah kenaikan pangkat Firli Bahuri menjadi bintang tiga. Selama ini anggota Polri yang ditempatkan di KPK hanya jenderal bintang dua (Irjen). Namun fakta yang terjadi saat ini berubah. Hal ini menunjukkan adanya strategi di tubuh Polri dalam melihat keberadaan lembaga anti rasuha itu.

“Perubahan strategi itu bisa jadi untuk memperkuat KPK dengan pimpinan jenderal bintang tiga dan sekaligus memperkuat wibawa Ketua KPK agar tidak mudah dilecehkan atau dianggap remeh oleh pegawai KPK maupun oleh wadah Pegawai KPK,” demikian Neta.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Soal Kebijakan The New Normal, Nasir Djamil: Jangan-jangan Upaya Tak Langsung Menuju Herd Immunity
Politik

Soal Kebijakan The New Norma..

26 Mei 2020 18:50
Jokowi Akan Berlakukan The New Normal Covid-19, Fadli Zon: Bisa Jadi Bencana Baru
Politik

Jokowi Akan Berlakukan The N..

26 Mei 2020 17:52
Isu Reshuffle Kabinet Merebak, Pengamat: Melihat Kematangan RR, Tidak Berlebihan Jika Gusur Sri Mulyani
Politik

Isu Reshuffle Kabinet Mereba..

26 Mei 2020 17:26
Terbitkan Maklumat Demokrasi, Adhie Massardie: Arogansi Kekuasaan Harus Dihentikan
Politik

Terbitkan Maklumat Demokrasi..

26 Mei 2020 16:45
Akumindo Senang Erick Thohir Buka Peluang UMKM Kerjakan Proyek BUMN
Politik

Akumindo Senang Erick Thohir..

26 Mei 2020 16:26
Gerindra: The New Normal Harus Didukung Oleh Semua Lapisan Masyarakat
Politik

Gerindra: The New Normal Har..

26 Mei 2020 15:52
Berkilah Tahun Ajaran Baru Di Tangan Gugus Tugas, Nadiem Diminta Tegas Lindungi Siswa Dari Ancaman Covid-19
Politik

Berkilah Tahun Ajaran Baru D..

26 Mei 2020 15:46
Menuju Fase New Normal, Jokowi Buka Kemungkinan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Di Banyak Wilayah
Politik

Menuju Fase New Normal, Joko..

26 Mei 2020 15:30