Haris Azhar: Novel Baswedan Dipolisikan Karena Negara Cuma Diam

Haris Azhar/RMOL

Munculnya tudingan kebohongan dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan terjadi karena negara tidak peduli dalam penuntasan kasus tersebut.

Setidaknya demikian pandangan aktivis HAM, Haris Azhar. Menurutnya, kasus Novel seperti masuk angin. Jika tak ditangani dengan baik, maka memunculkan isu-isu yang mengaburkan persoalan sesungguhnya.

"Jadi sampai di situ saya bisa bilang Novel itu sudah jadi korban kekerasan, korban kejahatan, sekarang dia jadi korban fitnah. Jadi dia menjadi korban di atas korban dan merugi di atas kerugian yang dia alami," ucap Haris Azhar kepada wartawan di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Sabtu (9/11).

Pangkal persoalannya, kata Haris ialah lantaran negara yang tak kunjung mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

"Nah ini semua karena negara diam, negara tidak bekerja, negara selalu lempar janji dari satu tim ke tim yang lain, dari satu jadwal deadline ke satu deadline lain, tapi sebetulnya enggak ada yang bergerak maju dari kasus Novel itu sendiri. Dari sisi lain, kita bisa lihat situasi ini merugikan Novel," tandas Haris.

Terbaru, Novel dilaporkan oleh politisi PDIP, Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya. Dewi beralasan peristiwa yang dialami Novel pada 2017 silam penuh dengan rekayasa.

"Saya orang seni, saya juga biasa beradegan. Kalau orang sakit tersiram air panas reaksinya tidak berdiri, tapi akan terduduk jatuh terguling-guling. Itu yang saya pelajari dan tidak ada di situ (tidak dipraktikkan Novel)," jelas Dewi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/11).
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Soal Kebijakan The New Normal, Nasir Djamil: Jangan-jangan Upaya Tak Langsung Menuju Herd Immunity
Politik

Soal Kebijakan The New Norma..

26 Mei 2020 18:50
Jokowi Akan Berlakukan The New Normal Covid-19, Fadli Zon: Bisa Jadi Bencana Baru
Politik

Jokowi Akan Berlakukan The N..

26 Mei 2020 17:52
Isu Reshuffle Kabinet Merebak, Pengamat: Melihat Kematangan RR, Tidak Berlebihan Jika Gusur Sri Mulyani
Politik

Isu Reshuffle Kabinet Mereba..

26 Mei 2020 17:26
Terbitkan Maklumat Demokrasi, Adhie Massardie: Arogansi Kekuasaan Harus Dihentikan
Politik

Terbitkan Maklumat Demokrasi..

26 Mei 2020 16:45
Akumindo Senang Erick Thohir Buka Peluang UMKM Kerjakan Proyek BUMN
Politik

Akumindo Senang Erick Thohir..

26 Mei 2020 16:26
Gerindra: The New Normal Harus Didukung Oleh Semua Lapisan Masyarakat
Politik

Gerindra: The New Normal Har..

26 Mei 2020 15:52
Berkilah Tahun Ajaran Baru Di Tangan Gugus Tugas, Nadiem Diminta Tegas Lindungi Siswa Dari Ancaman Covid-19
Politik

Berkilah Tahun Ajaran Baru D..

26 Mei 2020 15:46
Menuju Fase New Normal, Jokowi Buka Kemungkinan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Di Banyak Wilayah
Politik

Menuju Fase New Normal, Joko..

26 Mei 2020 15:30