Lieus: BK DPRD DKI Boleh Tegur William, Tapi Jangan Bunuh Semangatnya

Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma/Net

Keberanian anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana dalam mengungkap anggaran janggal di APBD DKI Jakarta patut diapresiasi.

Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma menilai bahwa terlepas dari prosedur dan kode etik anggota dewan yang mungkin disalahi William, namun keberanian untuk mengungkap kejanggalan patut diacungi jempol.

Atas alasan itu, Lieus tidak setuju jika Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta menindak politisi muda PSI itu. Lieus juga meminta BK DPRD DKI Jakarta tidak menjatuhkan sanksi apapun pada William, kecuali sekadar teguran agar lebih berhati-hati.

“William itu masih muda. Masih 23 tahun usianya. Dia berani mengungkapkan apa yang menurutnya keliru, itu sudah bagus. Itulah memang tugas anggota dewan. Hanya saja mungkin dia memang masih butuh bimbingan dari para seniornya agar tidak menjadi gegabah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (14/11).

Sebagai politisi berusia muda, sambung Lieus, William Aditya adalah asset bangsa di masa depan. Sehingga, sikap kritisnya sebagai anak muda perlu didukung bersama.

“Negeri ini butuh anak-anak muda seperti itu. Kritis dan berani mengungkapkan apa yang dianggapnya tidak benar,” ujarnya.

William dilaporkan oleh seorang warga karena dinilai melanggar kode etik dewan. Ini lantaran dia mengungkapkan kejanggalan penganggaran di Pemprov DKI Jakarta.

William sempat diperiksa oleh Badan Kehormatan pada Selasa (12/11) lalu. Dia mengungkap alasannya, yaitu Fraksi PSI menginginkan dokumen APBD bisa diakses publik.

Jawaban William membuat Lieus salut. Baginya, apa yang dilakukan anggota dewan tersebut sudah benar.

“Tapi mungkin caranya yang harus diperbaiki hingga tidak menimbulkan kesan dia sedang menyerang gubernur atau aparatur Pemprov DKI secara terbuka di ruang publik. Dus, ini hanya soal kematangan berpolitik saja,” kata Lieus.

Karena itulah, Lieus berharap BK maupun para anggota DPRD DKI yang lebih senior di DKI Jakarta mau membimbing para politisi muda yang ada di DPRD DKI seperti William itu.

“Ya, setidaknya mengingatkan anak-anak muda itu terkait hal-hal yang etis dan tidak etis untuk dibuka ke publik. Jadi, BK boleh saja memberi sanksi berupa teguran. Tapi jangan bunuh semangat para politisi muda itu. Sekali lagi, orang-orang seperti William itu adalah aset bangsa,” tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Anies Kemungkinan Tarik Rem Darurat, Ini Kata Politikus Gerindra
Politik

Anies Kemungkinan Tarik Rem ..

14 Juli 2020 12:45
Jokowi: Yang Tidak Patuhi Protokol Kesehatan Bisa Didenda Hingga Pidana
Politik

Jokowi: Yang Tidak Patuhi Pr..

14 Juli 2020 12:26
Lonjakan Kasus Corona Di Ibukota Bukan Karena Lemahnya Pengawasan, Politikus Gerindra Beberkan Faktor Penyebabnya
Politik

Lonjakan Kasus Corona Di Ibu..

14 Juli 2020 12:22
Menkes Ubah Istilah ODP-PDP-OTG, Pimpinan DPR: Yang Lebih Penting Jaga Ketat Protokol Kesehatan
Politik

Menkes Ubah Istilah ODP-PDP-..

14 Juli 2020 12:18
Wacana Hukuman Kurungan Bagi Warga Jabar Yang Tak Pakai Masker Terkesan Jadi Kriminalisasi
Politik

Wacana Hukuman Kurungan Bagi..

14 Juli 2020 12:09
Presiden Bakal Bubarkan 18 Lembaga, Pimpinan DPR: Memang Ada Lembaga Negara Yang Lambat
Politik

Presiden Bakal Bubarkan 18 L..

14 Juli 2020 11:34
Prediksi Corona Meleset, Natalius Pigai Ragu Jokowi Punya Reputasi Sebagai The Real Presiden
Politik

Prediksi Corona Meleset, Nat..

14 Juli 2020 11:10
Jokowi
Politik

Jokowi Koreksi Puncak Corona..

14 Juli 2020 10:56