Israel Serang Gaza, Mardani Desak Indonesia Protes Ke PBB

Mardani Ali Sera/Net

Serangan udara yang dilakukan oleh Israel ke Jalur Gaza sejak Selasa (12/11) telah menewaskan sedikitnya 32 orang warga Palestina. Aksi ini kontan memicu kecaman dari dunia internasional.

Aksi brutal Israel ini dianggap telah melanggar hukum internasional. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera.

"Saya mengutuk serangan Israel kepada warga Palestina di Gaza. Saya mengajak seluruh parlemen di dunia untuk mengecam sikap barbar Israel kepada warga Palestina," tegas Mardani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11).

Lebih lanjut, politikus yang juga seorang dosen ini mengungkapkan, sesuai Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki keharusan untuk mengecam tindakan Israel. Bahkan Indonesia harus melayangkan protes keras ke PBB, karena Israel terus menerus melanggar Konvensi Jenewa 1949.

"Israel sangat brutal namun tidak ada yang berani memberikan sanksi. Padahal terus menerus melanggar Law of Armed Conflict (LOAC), menyerang bangunan penduduk dan membunuh penduduk sipil termasuk anak kecil," tambah Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI ini.

Untuk diketahui, setelah serangan rudal Israel ke Jalur Gaza pada Kamis (14/11), korban jiwa terus meningkat di pihak Palestina. Mayoritas adalah warga sipil, bahkan anak-anak.

Serangan ke Jalur Gaza sendiri berawal ketika Israel membunuh Komandan Senior Kelompok Jihad Islam Palestina, Bahaa Abu al-Ata pada Selasa pagi (12/11). Otoritas Israel menyebut Abu el-Atta bertanggung jawab atas rentetan serangan roket dan merencanakan serangan skala besar lainnya.

Akibatnya kelompok militan Islam tersebut mengirimkan roket ke Israel. Dan dibalas dengan serentetan serangan udara oleh pihak Israel.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai-ramai Mundur, Ada Apa?
Politik

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai..

11 Agustus 2020 06:04
Pendiri PAN Pertanyakan Jasa Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Untuk Negara
Politik

Pendiri PAN Pertanyakan Jasa..

11 Agustus 2020 05:22
Senator Jakarta: Kepala Daerah Jangan Paksakan Diri Terapkan Sekolah Tatap Muka
Politik

Senator Jakarta: Kepala Daer..

11 Agustus 2020 03:58
MPR  Dorong Pemerintah Segera Lakukan Terobosan Meredam Peningkatan Kasus Covid-19
Politik

MPR Dorong Pemerintah Seger..

11 Agustus 2020 03:20
Pengamat: Calon Tunggal Vs Kotak Kosong Terjadi Karena Hilangnya Idealisme Partai
Politik

Pengamat: Calon Tunggal Vs K..

11 Agustus 2020 02:56
AHY-Anies Untuk Pilpres 2024, Benny Harman: Ini Bentuk Kepedulian Rakyat Terhadap Masa Depan Bangsa
Politik

AHY-Anies Untuk Pilpres 2024..

11 Agustus 2020 02:33
Keberhasilan Jokowi Juga Tidak Lepas Dari Pemerintahan SBY
Politik

Keberhasilan Jokowi Juga Tid..

11 Agustus 2020 01:36
Mendagri, Mensos Dan Menkeu Terbitkan SKB Untuk Percepatan Pemutakhiran DTKS
Politik

Mendagri, Mensos Dan Menkeu ..

11 Agustus 2020 01:02