Menjabat Lagi, Ahok Bisa Jadi Sasaran Tembak Perubahan Politik 2020

Senin, 18 November 2019, 17:58 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/Net

Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli punya alasan mendasar menolak rencana pengusungan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain mantan narapidana kasus penistaan agama, sosok kontroversi, dan diduga banyak kasus tipikor, Ahok juga tidak memiliki corporate experiences.

Ahok digadang-gadang menjadi salah satu bos BUMN di PLN atau Pertamina.

Melihat rekam jejak Ahok, RR sapaan akrab Rizal Ramli khawatir akan kembali terjadi gelombang massa, apabila mantan suami Veronika Tan itu benar-benar menjabat di pemerintahan.

Apalagi, awal tahun 2020, beberapa kebutuhan mendasar masyarakat bakal naik. Seperti, tarif listrik PLN, tarif tol, iuran BPJS Kesehatan. Harga BBM juga ikut diwacakan akan naik.

Dengan mengamati fakta-fakta tersebut, makanya RR menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk mengkaji ulang rencana pengangkatan Ahok.

"Awal tahun depan, harga listrik dan BBM akan dinaikkan. @jokowi, banyak yang bilang biarin saja Ahok jadi bos di Pertamina atau PLN, bisa jadi sasaran tembak yang bagus untuk perubahan politik tahun depan. RR tidak mau ancur-ancuran, karena itu beri saran konstruktif," kata ekonom senior ini di akun Twitter, Senin (18/11).

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19 | Minggu 5 April, 2.273 Positif, dan 198 Meninggal Dunia

Minggu, 05 April 2020
Video

Data dari Kemenkes Terbatas, BNPB Belum Bisa Memberikan Laporan Lengkap Dan Terbuka Terkait Covid-19

Senin, 06 April 2020
Video

Ahmad Dhani: Jangan Ibukota Negara, Kantor Konglomerat Saja Yang Dipindahkan Dari Jakarta

Senin, 06 April 2020