Sindir Pertemuan PKS-Berkarya, Fahri Hamzah: Ketemu-Ketemu Begitu Maknanya Apa?

Fahri Hamzah/RMOL

Saat ini banyak partai politik yang gagal paham dengan makna oposisi dalam sistem presidensial.

Ketidakpahaman tersebutlah yang belakangan mewarnai pertemuan beberapa partai politik, mulai dari partai pendukung pemerintah dengan nonpendukung, hingga teranyar soal pertemuan PKS dengan Partai Berkarya.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, indikator oposisi dalam sistem presidensial yakni seberapa kuat DPR mengawasi pemerintah, bukan karena berada di luar pemerintah dan tidak mendapat jatah menteri.

“Sebegitulah oposisi, bukan karena (di mana) anda berada. Misalnya, kemarin itu Nasdem, Nasdem itu pendukung utama Pak Jokowi. Tetapi kan keras itu sikapnya. Nah yang begini ini (PKS dan Berkarya) mesti dibikin clear, sebab akhirnya ketemu-ketemu itu maknanya apa?” kata Fahri usai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Revisi UU Pilkada, Adakah Ruang Kembali Ke DPRD’ di media center DPR RI, Selasa (19/11).

Baginya, pertemuan kedua elite partai politik tersebut terjadi karena keduanya tidak memahami makna oposisi.

"Artinya itu tidak memiliki efek kepada pemaknaan oposisi sama sekali. Sebab oposisi dalam tradisi presidensial, bukan berarti tidak jadi menteri," sambungnya.

Baginya, oposisi bukanlah pihak-pihak yang berada di luar kabinet, melainkan sikap kritis wakil rakyat di DPR dalam mengawasi kinerja pemerintah.

Pun demikian yang terlihat selama ini, kritikan justru lebih banyak disampaikan oleh partai-partai koalisi pendukung pemerintah, bukan kelompok partai yang mengklaim sebagai oposisi.

“Bahkan kalau misalnya Pak Fadli akan bersuara karena (saat itu) Wakil Ketua DPR, dia kritis. Saya enggak melihat yang lain, dalam pengertian partai-partai yang menggumumkan dirinya di luar pemerintah,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai-ramai Mundur, Ada Apa?
Politik

Pejabat Tinggi Pemprov Ramai..

11 Agustus 2020 06:04
Pendiri PAN Pertanyakan Jasa Fahri Hamzah Dan Fadli Zon Untuk Negara
Politik

Pendiri PAN Pertanyakan Jasa..

11 Agustus 2020 05:22
Senator Jakarta: Kepala Daerah Jangan Paksakan Diri Terapkan Sekolah Tatap Muka
Politik

Senator Jakarta: Kepala Daer..

11 Agustus 2020 03:58
MPR  Dorong Pemerintah Segera Lakukan Terobosan Meredam Peningkatan Kasus Covid-19
Politik

MPR Dorong Pemerintah Seger..

11 Agustus 2020 03:20
Pengamat: Calon Tunggal Vs Kotak Kosong Terjadi Karena Hilangnya Idealisme Partai
Politik

Pengamat: Calon Tunggal Vs K..

11 Agustus 2020 02:56
AHY-Anies Untuk Pilpres 2024, Benny Harman: Ini Bentuk Kepedulian Rakyat Terhadap Masa Depan Bangsa
Politik

AHY-Anies Untuk Pilpres 2024..

11 Agustus 2020 02:33
Keberhasilan Jokowi Juga Tidak Lepas Dari Pemerintahan SBY
Politik

Keberhasilan Jokowi Juga Tid..

11 Agustus 2020 01:36
Mendagri, Mensos Dan Menkeu Terbitkan SKB Untuk Percepatan Pemutakhiran DTKS
Politik

Mendagri, Mensos Dan Menkeu ..

11 Agustus 2020 01:02