RR Sepakat BUMN Butuh Sosok Pendobrak, Tapi Bukan Ahok

Kamis, 21 November 2019, 06:14 WIB
Laporan: Diki Trianto

Ahok saat masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta/Net

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) butuh sosok pendobrak untuk memimpin perusahaan plat merah. Hal itulah yang menjadi alasan Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai salah satu petinggi perusahaan BUMN.

Alasan Erick Thohir itu diamini oleh mantan Menko Perekonomian, Rizal Ramli. Namun, sosok pendobrak yang dimaksud bukanlah Ahok.

"Saya setuju di dalam BUMN yang enggak bagus perlu ada pendobrak. Tapi pendobrak yang terukur," ujar Rizal Ramli yang dikutip dalam wawancara di salah satu stasiun televisi swasta, Rabu (20/11).

Ia mencontohkan saat dirinya ditunjuk Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog). Saat itu, kata RR, Bulog menjadi lembaga nomor dua paling korup setelah Pertamina.

"Kami lakukan shock therapy, 30 pejabat Bulog yang kacau-kacau kami kasih mundur, dikasih pesangon ekstra. yang benar-benar kacau kami ajukan ke pengadilan," tegasnya.

Tak sampai di situ, pihaknya kemudian melakukan pembenahan dari sisi sistem, seperti pembenahan accounting online. Hasilnya, di tahun tersebut Bulog untuk sebesar Rp 5 triliun yang kemudian dipakai Menteri Rini Soemarno untuk membeli pesawat sukhoi pertama.

"Saya setuju shock therapy diperlukan, tapi sistemnya dibenahi. Kalau shock therapy-shock therapy terus, yang ada cuma drama doang seperti yang dilakukan Ahok, perubahan signifikan tidak terlihat," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sakit Hati, Warga Tanjung Priok Demo Yasonna Laoly

Rabu, 22 Januari 2020
Video

Penangkapan Pelaku Pencurian Proyek Stadion Jatidiri Semarang

Kamis, 23 Januari 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Nikah | Puisi Hari Ini

Kamis, 23 Januari 2020