Ketua Hanura: OSO Tidak Bisa Disejajarkan Dengan Muhaimin Dan Zulkifli

Kamis, 21 November 2019, 14:56 WIB
Laporan: Darmansyah

Benny Rhamdani (tengah)/RMOL

Osman Sapta tidak bisa disejajarkan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang dianggap berhasil memimpin partai.

Begitu ditegaskan Ketua DPP Partai Hanura Benny Rhamdani di sela-sela forum Rapimnas Partai Hanura 2019, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

Menurut Benny, keberhasilan Muhaimin dalam memimpin PKB lantaran tidak pernah terjadi konflik di internal partai, paling tidak 10 tahun terakhir.

"Loh, dia (Muhaimin) memimpin PKB sudah lama. Tanpa gejolak. Kemudian 5 tahun sebelumnya sudah memimpin PKB," kata Benny.

Benny menambahkan, OSO sapaan akrab Osman Sapta juga tidak bisa dibandingkan Zuklifli. Sebab, Zulkifli juga tanpa konflik memimpin PAN.

"Sehingga dua partai yang saya sebutkan tadi berhasil dalam presidential threshold," ujarnya.

Sementara OSO memimpin Partai Hanura hanya 1,8 bulan. Kemudian efektif 8 bulan dengan situasi konflik internal Hanura.

Namun, kata Benny, Hanura tidak merasa kalah karena hingga hari ini mereka punya 804 anggota DPRD provinsi, kabupaten dan Kota.

"Hanya sistem di mana pemilu serentak digabung antara pilpres dengan pileg kemudian usia kepemipinan OSO yang hanya singkat 1,8 bulan dan adanya gangguan dari pihak-pihak tertentu di mana kita tidak lepas dari badai konflik internal. Itulah yang menyebabkan kita tidak lolos," demikian Benny.

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Karya | Puisi Hari Ini

Rabu, 15 Januari 2020
Video

Awal Tahun, Tiga Pengedar Narkoba Berhasil Dibekuk

Rabu, 15 Januari 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Budaya | Puisi Hari Ini

Kamis, 16 Januari 2020