Satu-satunya Cara Hentikan Penolakan Ahok Adalah Gebrakannya Perbaiki Pertamina

Sabtu, 23 November 2019, 04:18 WIB
Laporan: Angga Ulung Tranggana

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Gelombang penolakan dari banyak kalangan ternyata tidak membuat Menteri BUMN Erick Thohir bergeming. Mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (JUmat (22/11) diumumkan bakal menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

DIrektur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno berpendapat, usai Ahok ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, kontroversi dengan kelompok Islam seperti kelompok 212 tidak akan selesai.

Adi melihat, penolakan terhadap mantan terpidana kasus penistaan agama itu sangatlah ideologis, sehingga Ahok harus membuktikan kontribusi apa untuk PT Pertamina.  

"Wallohu a'lam. Yang jelas kontroversi dengan kelompok Islam macam 212 tidak akan selesai. Karena polemiknya sangat ideologis," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/11).

Menurut Adi, yang bisa menghentikan suara penolakan publik adalah gebrakan apa yang akan dikerjakan oleh Ahok. Kalangan yang menolak, kata Adi tentu akan menunggu ide perbaikan apa yang ditawarkan untuk Perusahaan miga pelat merah itu.

"Tinggal tunggu gebrakan apa yang akan dilakukan Ahok meski diwarnai kontroversi. Satu-satunya yang bisa menghentikan polemik ini adalah perbaikan di pertamina," demikian kata Adi.

Kolom Komentar


Video

Update COVID-19 | Minggu 5 April, 2.273 Positif, dan 198 Meninggal Dunia

Minggu, 05 April 2020
Video

Data dari Kemenkes Terbatas, BNPB Belum Bisa Memberikan Laporan Lengkap Dan Terbuka Terkait Covid-19

Senin, 06 April 2020
Video

Ahmad Dhani: Jangan Ibukota Negara, Kantor Konglomerat Saja Yang Dipindahkan Dari Jakarta

Senin, 06 April 2020