Tiket Pesawat Melambung, Kemenhub Berupaya Turunkan Harga Avtur

Budi Karya Sumadi/Net

Semakin tingginya harga tarif pesawat membuat transportasi udara saat ini menjadi sepi peminat. Untuk mengatasi persoalan, Kementerian Perhubungan akan melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait mencari solusi dengan menurunkan harga avtur.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/11).

"Dalam waktu dekat ini kami ingin mengupayakan untuk memberikan solusi bagi harga tiket pesawat melalui satu harga avtur yang lebih baik. Kami akan rapatkan dengan Kementerian BUMN, Pertamina, dan stakeholder terkait untuk membahas soal avtur," ujar Budi.

Dikatakan oleh Budi, harga tiket pesawat dalam industri penerbangan sangatlah bergantung pada harga avtur, di mana komponen tersebut menyumbang sekitar 40 persen dari struktur biaya operasional maskapai penerbangan.

Lebih lanjut, strategi yang akan dilakukan salah satunya adalah untuk mencari daerah-daerah yang memiliki harga avtur tidak terlalu tinggi. Misalnya, saat ini harga avtur di Jakarta dan Singapura memiliki perbedaan 25 persen, jika harga avtur dikurangi maka perbedaannya akan menjadi 15 atau 20 persen.

"Kemudian kita akan tentukan kira-kira di beberapa titik daerah yang kita tetapkan harga avturnya tidak terlalu tinggi. Daerah tersebut misalnya: Bali, Kupang, Makasar, Jayapura, Palembang yang menjadi sub-sub, sehingga pesawat dapat menggunakan avtur yang ada di titik-titik itu," lanjutnya.

Akibat tingginya harga avtur yang memicu semakin rendahnya peminat penumpang pesawat, beberapa maskapai penerbangan ikut kewalahan karena tidak bisa menutupi biaya operasional. Bahkan ada maskapai penerbangan yang terpaksa tutup.

Oleh kalangan Komisi V DPR RI, hal ini yang kemudian menjadi persoalan karena mempengaruhi kondisi ekonomi nasional.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Peringatan Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik
Politik

Peringatan Muhammadiyah: Eli..

21 September 2020 12:55
Terjangkit Covid-19, Menag Fachrul Razi Jalani Karantina Di Rumah Sakit
Politik

Terjangkit Covid-19, Menag F..

21 September 2020 12:47
Pilkada Bisa Jadi Awal Keretakan Jokowi Dengan NU Dan Muhammadiyah
Politik

Pilkada Bisa Jadi Awal Keret..

21 September 2020 12:45
Ben Bland: Kontradiksi Jokowi Bikin Investor Hingga Kelompok Akademisi Bingung
Politik

Ben Bland: Kontradiksi Jokow..

21 September 2020 12:39
Andi Arief: Ada Sinyal Hanya 31 Persen Partisipasi Pemilih, So?
Politik

Andi Arief: Ada Sinyal Hanya..

21 September 2020 12:29
Keadaan Mendesak, Muhammadiyah Desak Jokowi Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada
Politik

Keadaan Mendesak, Muhammadiy..

21 September 2020 12:26
Muhammadiyah Minta Presiden Evaluasi Penanganan Covid-19, Bila Diperlukan Ambil Alih Dan Pimpin Langsung
Politik

Muhammadiyah Minta Presiden ..

21 September 2020 12:13
Dukung Keluarga Jokowi, Saiful Anam: Kemungkinan Untuk Mengamankan Gerindra Dan Bisnis Sandiaga
Politik

Dukung Keluarga Jokowi, Saif..

21 September 2020 12:05