Reuni Akbar 212 Dimulai Dengan Shalat Tahajud, Habib Rizieq Memberikan Sambutan Dari Arab Saudi

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri kegiatan 212 di tanggal 2 Desember 2016/Net

Reuni 212 yang akan diselenggarakan sejak dini hari nanti (Senin, 2/12) di Silang Monas, Jakarta, akan dimulai dengan shalat Tahajud berjamaah pada pukul 03.00 WIB.

Shalat tahajud adalah shalat sunah yang dikerjakan di malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Shalat ini termasuk shalat sunnat mu'akad atau yang dianjurkan. Tidak ada pembatasan shalat sunah ini, namun biasanya dikerjakan sedikitnya dua rakaat.

Reuni 212 yang digelar oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pihak penyelenggara telah mengantongi izin penggunaan Silang Monas dari Pemprov DKI Jakarta dan izin keramaian dari Polda Metro Jaya.

Setelah shalat tahajud, kegiatan akan dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah sekitar pukul 04.00 WIB.

Usai melaksanakan kedua shalat, agenda diteruskan dengan dzikir dan istighotsah kubro serta pembacaan Maulid yang akan dipandu para Habaib dan Ulama.

Selanjutnya, pukul 06.00 WIB acara akan dibuka dengan pemutaran film karya Front TV, berupa video Kompilasi Dukungan 212, disusul shalawat dari seluruh Mujahid 212.

Acara akan dibuka oleh MC dengan  menyertakan tiga bahasa yakni Arab, Inggris dan Indonesia. Selain itu dalam pembukaan seluruh peserta juga akan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al Quran.

Tepat pukul 07.00 WIB acara akan dibuka dengan sejumlah sambutan di antaranya dari perwakilan Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan PA 212.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun dijadwalkan memberikan sambutan.

Tokoh dan ulama Betawi serta ketua DPR RI dan MPR RI juga diharapkan memberikan sambutan.

Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab juga dijadwalkan akan memberikan sambutan melalui teleconference dari Arab Saudi.

Melengkapi acara Reuni Akbar tersebut, akan ada tausyiah agama dari banya Habaib dan Ulama. Namun tak seperti tahun sebelumnya, Acara reuni akbar 212 ini tidak akan banyak mengundang tokoh karena menghindari dari sangkut paut perpolitikan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PA 212 Slamet Maarif. Estimasi masa yang akan hadir dalam acara tersebut, Slamet memprediksi kurang lebih satu juta jamaah. 

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Diminta Sikapi Teror Ke Panitia Diskusi UGM, Ali Rif'an: Jokowi Harus Belajar Dari AS, Persoalan Kecil Bisa Jadi Besar
Politik

Diminta Sikapi Teror Ke Pani..

02 Juni 2020 05:27
Jauh Sebelum Ada Pandemik Covid-19, Kondisi BUMN Sudah Banyak Yang Sekarat
Politik

Jauh Sebelum Ada Pandemik Co..

02 Juni 2020 05:04
Apresiasi Penangkapan Nurhadi, Roy Suryo: Sekarang KPK Tinggal Tangkap Harun Masiku
Politik

Apresiasi Penangkapan Nurhad..

02 Juni 2020 04:53
Ugal-ugalan Dalam Kelola Negara, Faisal Basri: Pemerintahan Jokowi Seperti Titah Raja
Politik

Ugal-ugalan Dalam Kelola Neg..

02 Juni 2020 03:50
Jelang Pemberlakuan New Normal, MPR Minta Pemerintah Pastikan Masyarakat Paham Protokol Kesehatan Covid-19
Politik

Jelang Pemberlakuan New Norm..

02 Juni 2020 03:28
Kamrussamad Duga Dana Covid-19 Untuk BUMN Muluskan Langkah Erick Thohir Capres 2024
Politik

Kamrussamad Duga Dana Covid-..

02 Juni 2020 02:52
Naiknya Ambang Batas Parlemen Dikhawatirkan Kurangi Prinsip Representasi Dan Keterwakilan
Politik

Naiknya Ambang Batas Parleme..

02 Juni 2020 02:31
Alasan Sebut Din Syamsuddin Dungu, Ade Armando: Saya Pendukung Jokowi, Maka Isu Pemakzulan Presiden Perlu Diperhatikan
Politik

Alasan Sebut Din Syamsuddin ..

02 Juni 2020 02:27