Demokrat: Jangan Jadikan Demokrasi Sebagai Biang Keladi Kemunduran Ekonomi

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP. Pandjaitan/Net

Pemilihan Presiden dan kepala daerah secara langsung merupakan cara terbaik yang telah dipilih rakyat untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Demikian pernyataan tertulis yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP. Pandjaitan menanggapi wacana pemilihan Presiden dan kepala daerah yang dikembalikan ke MPR dan DPRD.

Partai asuhan Susilo Bambang Yudhoyono ini menyatakan demokrasi mundur dan kedaulatan rakyat dipasung jika rakyat tidak memilih pemimpin secara langsung.

Karena itu, Demokrat berikrar setia dan menghormati serta membela hak kedaulatan rakyat. Hal itu bukanlah pemberian negara yang sewaktu-waktu bisa dicabut oleh suatu pemerintahan.

Capaian ekonomi dan kesejahteraan rakyat dapat diraih seiring dengan kemajuan demokrasi yang disertai stabilitas politik dan keamanan.

"Kemunduran ekonomi dalam suatu masa tidak boleh menjadikan demokrasi sebagai biang keladi serta alasan merampas hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung," kata Hinca, Selasa (3/12).

Demokrat adalah pelaku dan dan saksi sejarah selama satu dekade (2004-2014). Berdasarkan hal tersebut Demokrat menyatakan  pernyataan sikapnya.

Pertama, Demokrat menolak Pilpres oleh MPR. Karena hal tersebut merupakan penghianatan terhadap kehendak rakyat yang ingin memilih langsung presidennya.

Selanjutnya usulan pilkada oleh DPRD, Demokrat juga bereaksi dan menolak dengan tegas. Sebab masyarakat di daerah juga memiliki hak untuk memilih secara langsung pemimpinnya dan menentukan serta merencanakan masa depan daerahnya.

Tidak hanya menolak wacana pemilihan Presiden dan kepala daerah secara langsung, Demokrat, lanjut Hinca, juga menolak wacana yang mengusulkan masa jabatan Presiden ditambah jadi tiga periode.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Di Indonesia Mencapai Rp 270 Triliun
Politik

Belum Optimal, Sandiaga Uno:..

27 Mei 2020 18:41
New Normal Di Tengah Kurva Covid-19 Yang Masih Tinggi Hanya Akan Memantik Perdebatan
Politik

New Normal Di Tengah Kurva C..

27 Mei 2020 18:22
Tuntaskan Kasus Dana Hibah KONI Tahun 2017, MAKI: Jika Diperlukan, Adi Toegarisman Bisa Diperiksa KPK
Politik

Tuntaskan Kasus Dana Hibah K..

27 Mei 2020 17:37
APPBI Pastikan Tidak Akan Ada Penumpukan Massa Meski Mal Dibuka
Politik

APPBI Pastikan Tidak Akan Ad..

27 Mei 2020 17:32
Mas Menteri Nadiem Harus Baca Pelan-pelan Apa Yang Disampaikan Presiden Duterte
Politik

Mas Menteri Nadiem Harus Bac..

27 Mei 2020 17:11
Banyak Menteri Miskin Prestasi, Isu Reshuffle Bikin Pembantu Jokowi Susah Tidur
Politik

Banyak Menteri Miskin Presta..

27 Mei 2020 16:57
Halal Bihalal IPDN, PKS: Bagaimana Bisa Lolos Itu Barang?
Politik

Halal Bihalal IPDN, PKS: Bag..

27 Mei 2020 16:44
Golkar: 'Orangtua' Lagi Kerja, PSI Harusnya Membantu Bukan Memolitisir
Politik

Golkar: 'Orangtua' Lagi Kerj..

27 Mei 2020 16:27