Farah.ID
Farah.ID

Buka Bali Democracy Forum, Menlu Retno Tekankan Demokrasi Inklusif

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 05 Desember 2019, 16:31 WIB
Buka Bali Democracy Forum, Menlu Retno Tekankan Demokrasi Inklusif
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat membuka BDF ke-12/Net
Mengusung tema "Democracy and Inclusivity", forum tahunan Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 dibuka dengan kehadiran 90 perwakilan negara dan 7 perwakilan organisasi internasional.

Bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (5/12), Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi memberikan sambutan pembukaan di hadapan sejumlah kelompok perempuan, pemuda, masyarakat madani, akademisi, dan pelaku usaha yang hadir.

"Demokrasi berhasil ketika demokrasi bersifat inklusif dan semua orang memiliki kesempatan berkontribusi pada proses demokrasi," ujar Retno.

Sebagai wadah berbagi pengalaman dalam menjalankan demokrasi dan membangun jaringan serta kerja sama pembangunan demokrasi di kawasan, BDF memiliki beberapa panel khusus dengan tema tertentu.

Pemberdayaan peran perempuan yang selama ini disuarakan juga menjadi sorotan dalam forum ini. Hal ini terlihat dengan kemunculan ministerial panel dengan tajuk "Women Leadership, Inclusion and State of Democracy" yang diisi oleh cerita menginspirasi dari menlu-menlu perempuan berbagai belahan dunia, seperti Australia, Indonesia, Kenya, dan Nambia.

Selain itu, untuk pertama kalinya sejak 2008, BDF kali ini juga mengikutsertakan para pelaku usaha dalam sebuah panel dengan tema inclusive economy. Mereka berbagi pandangan terkait dengan hubungan kualitas demokrasi dan ekonomi.

BDF yang diselenggarakan hingga Jumat (6/12) besok ini juga melibatkan para pemuda dan masyarakat madani melalui Bali Democracy Students Conference (BDSC) dan Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF).
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA