Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Kemendagri: Kalau Ada Persolan, GOPTJI Silakan Komunikasi Dengan Kemendikbud

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 09 Desember 2019, 09:53 WIB
Kemendagri: Kalau Ada Persolan, GOPTJI Silakan Komunikasi Dengan Kemendikbud
Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo/Ist
rmol news logo Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia atau GOPTKI yang telah memberikan sumbangsih dalam dunia pendidikan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo dalam Pembukaan Rakornas GOPTKI 2019, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (8/12).

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran GOPTKI yang telah memberikan dharma bhaktinya kepada negara dan bangsa, khususnya di dunia pendidikan," kata Hadi.

Menurutnya, ketulusan dalam mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan nasional merupakan sebuah langkah yang perlu diapresiasi.

"Kami melihat ketulusan yang luar biasa, tanpa memandang usia tetap memberikan dharma bhaktinya sebagai wujud nyata, bukan bermaksud apa-apa, tapi memang mencintai dunia pendidikan dan memberikan dharma bhakti dan potensinya pada kemajuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya," ujarnya.

Dalam menghadapi persaingan global dalam industri 4.0 dan menjawab tantangan untuk menjadikan SDM yang unggul sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, Taman Kanak-Kanak atau TK merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui kementerian terkait.

"Bahwa TK ini merupakan kesatuan sistem pendidikan nasional, sehingga saya harapkan GOPTKI Pusat khususnya DPP lakukan komunikasi dengan Kemendikbud untuk berkomunikasi terkait persoalan-persoalan yang dihadapi di lapangan," imbuhnya.

Hadi juga meminta para pendidik melakukan perumusan terkait pola asuh yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan peserta didik. Harapannya, para pendidik juga memiliki pemahaman tertentu terkait kondisi kesehatan peserta didik sehingga dapat turut serta mencegah kondisi stunting.

"Tentunya dirumuskan kaitannya dengan pola asuh terhadap para pendidik, khususnya terhadap anak didik, karena terkait dengan keragaman dan keanekaragaman kulturnya, geografisnya, sehingga di samping memberikan pendidikan tentunya juga melihat tentang kesehatan anak itu sendiri, sehingga ini yang bisa dikomunikasikan dengab Pemda setempat jangan sampai yang sekolah di TK ini mengalami permasalahan stunting," pesan Hadi.

Dalam kesempatan tersebut Hadi juga meminta jajaran GOPTKI untuk mengelola organisasi secara akuntabel dan transparan serta mampu merespon dinamika perubahan dan persoalan secara cepat dan tepat. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA