Ulah Ari Askhara, Di Garuda Begitu Di Pelindo Juga Begitu

Ari Askhara/Net

Ramai pemberitaan tentang Ari Askhara, semenjak dicopot dari jabatannya sebagai Dirut Garuda karena kasus penyelundupan Harley, masih terus bergulir.

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Kariernya di maskapai pelat merah ini tamat karena kasus penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda lipat merek Brompton.

Di internal Garuda, banyak karyawan yang mendukung pencopotan Ari Akshara.  Banyak kebijakan Ari yang tak disukai awak kabin seperti bekerja 18 jam sehari saat melayani penerbangan internasional Jakarta-Melbourne-Jakarta. Kebijakan memindahkan awak kabin yang melakukan kesalahan ringan, hingga tak diberi fasilitas penginapan.

Ternyata, laki-laki asal Bali ini bukan hanya ‘belagu’ di Garuda saja. Perlakuan Ari pada karyawan-karyawannya di Garuda ternyata hampir sama dengan perlakuannya pada perusahaan yang dia pimpin sebelumnya.

Sebelum menjabat sebagai Dirut Garuda, Ari Askhara adalah Direktur Utama PT Pelindo III (Persero).

Sejumlah kebijakan Ari Askhara di Pelindo sangat kontroversial bagi karyawan. Seorang sumber yang tak mau disebutkan identitasnya,  menyebutkan ada kebijakan kontroversi dan ada pula yang menguntungkan karyawan.

"Memang benar ada kebijakan beliau seperti penambahan cuti hamil, jam kerja, soal pakaian kerja. Kemudian soal remunerisasi karyawan. Di aspek itu, saya sampaikan itu salah satu kebijakannya yang bagus," kata sumber, Rabu (11/12).

Soal tambahan cuti 5 bulan bagi karyawan yang hamil yang terapkan Ari Askhara, belakangan juga telah direvisi oleh direksi Pelindo III dan serikat karyawannya saat ini menjadi 3 bulan.

"Kalau cuti 5 bulan itu kan terlalu lama. Sehingga operasional agak terhambat di sisi lain ada beberapa kebijakan butuh keputusan cepat," tuturnya.

Selama kepemimpinan Ari Akshara di Pelindo III, penetrasi pasar baru dinilai cukup berhasil.

"Sisi baiknya Pak Ari, soal memperjuangkan pendapatan lewat mencari pasar-pasar baru, beliau bisa dikatakan fighter. Dia bisa push kompetitor-kompetitor di kepelabuhanan," katanya.

Sayangnya, di era Ari, sistem remunerisasi di Pelindo  sangat tertutup.

"Remunerisasi itu kriterianya sangat tertutup. Jadi muncul anggapan sangat kental soal like and dislike atau sesuai selera beliau saat itu," ungkap sang sumber.

Beban kerja, level jebatan, dan bidang yang sama, namun jumlah remunerisasi yang diterima sangat jomplang. Sehingga tidak ada kriteria yang jelas.

"Beliau juga misalnya ketika bicara di depan karyawan sangat bijak dan humble, tapi di jajaran di bawahnya langsung karakternya sangat keras," terangnya lagi.

Kebijakan lainnya yang menuai reaksi dari karyawan Pelindo III yakni soal perampingan. Kebijakan ini yang masih membekas di hati para karyawan.

"Beliau menerapkan struktur yang dia bawa dari perbankan diterapkan di pelabuhan dengan merampingkan struktur organisasi struktural di lingkungan Pelindo III secara besar-besaran," katanya.

Semasa Ari Askhara, beberapa karyawan kerap kali dipindahkan, bahkan dicopot dari jabatannya tanpa alasan yang jelas.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

AHY: 3 Syarat KLB Demokrat Tidak Dipenuhi Peserta KLB Ilegal Di Deliserdang
Politik

AHY: 3 Syarat KLB Demokrat T..

05 Maret 2021 18:04
Aspirasi Anak Perlu Diserap Melalui Musrenbang, Terlebih Masa Pandemi Covid-19
Politik

Aspirasi Anak Perlu Diserap ..

05 Maret 2021 17:54
Jerumuskan Presiden, Relawan JoMan Desak Pencopotan Bahlil Lahadalia Dan M. Lutfi
Politik

Jerumuskan Presiden, Relawan..

05 Maret 2021 17:37
Tak Ingin Jokowi Disalahkan Atas Pernyataan
Politik

Tak Ingin Jokowi Disalahkan ..

05 Maret 2021 17:33
Bakal Pecat Kader Yang Membelot, Demokrat Kabupaten Bekasi Pertanyakan Status Peserta KLB Sibolangit
Politik

Bakal Pecat Kader Yang Membe..

05 Maret 2021 17:27
Tanggapi Santai Gerakan KLB Sibolangit, DPP Demokrat: Itu Kan Bodong
Politik

Tanggapi Santai Gerakan KLB ..

05 Maret 2021 17:21
Kopi Boyolali Tembus Pasar Eropa, LaNyalla Berharap Daerah Lain Tingkatkan Produk Andalan
Politik

Kopi Boyolali Tembus Pasar E..

05 Maret 2021 17:11
Hengky Luntungan Jadi Sosok Yang membuka KLB Ilegal Deli Serdang, Begini Pidatonya
Politik

Hengky Luntungan Jadi Sosok ..

05 Maret 2021 17:03