Sebelum Berkas Royson Dilimpahkan Ke Pengadilan, Kajati DKI Lakukan Diversi

Mahfud MD dan Royson Jordany/Net

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta telah melakukan proses diversi terhadap Royson Jordany , remaja yang menghina Presiden Joko Widodo.

Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

“Sebelum RJT (Royson Jordany) dilimpahkan ke pengadilan, jaksa penuntut umum melakukan proses diversi terlebih dahulu. Hal itu sesuai dengan pasal 42 UU 11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak,” kata Kasipenkum Kajati DKI Nirwan Nawawi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/12).

Nirwan menjelaskan, dalam UU 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dijelaskan untuk melindungi dan mendidik anak yang berhadapan atau berkonflik dengan hukum agar anak tetap terlindungi dan tetap terpenuhi haknya sebagai anak dan mengupayakan pemidanaan sebagai alternatif terakhir.

“Dari hasil pelaksanaan diversi, terdapat kesepahaman pendapat terkait penyelesaian perkara ABH RJ, disepakati ABH RJ akan dikembalikan kepada orang tua untuk mendapatkan bimbingan yang lebih baik serta berkomitmen untuk melakukan pelayanan masyarakat," tuturnya.

Proses diversi berlangsung pada Kamis tanggal 9 Agustus 2018 di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Proses diversi dihadiri oleh RJT, orang tua atau wali RJT, Pelapor, pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas), Penasihat Hukum dan pendamping.

Sebelumnya, sebuah foto yang menampilkan Menko Polhukam Mahfud MD dan seorang anak bernama Royson Jordany Tjahja viral di media sosial. Foto tersebut menjadi viral mengingat Royson merupakan pemuda yang pernah melakukan penghinaan pada Presiden Joko Widodo.

Foto ini kemudian mendapat tanggapan dari Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule. Dia menyinggung mengenai masalah ketidakadilan yang akan menjadi bom waktu bagi pemerintah.

“Kalau ketidakadilan terus terjadi, tinggal tunggu waktu, akan ada "amuk" sebagai dampak,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Kamis (26/12).

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Syahrial Nasution: Aparat Keamanan Harus Tindak Kegiatan Ilegal Di Hotel The Hill Sibolangit
Politik

Syahrial Nasution: Aparat Ke..

04 Maret 2021 23:44
Jumat Besok Panglima TNI Dan Kapolri Ke Batam
Politik

Jumat Besok Panglima TNI Dan..

04 Maret 2021 23:28
Ilegal, Hinca Pandjaitan Desak Polisi Bubarkan Acara Jhonny Allen Dkk Di Deli Serdang
Politik

Ilegal, Hinca Pandjaitan Des..

04 Maret 2021 22:50
Lieus Sungkharisma: Biksu Dan Bhante Akan Sembahyang Di Candi Borobudur, Terima Kasih Pak Ganjar
Politik

Lieus Sungkharisma: Biksu Da..

04 Maret 2021 22:26
Syahrial Nasution: 'Orang-orang Liar' Sudah Dipecat, Tidak Berhak Mengatasnamakan Partai Demokrat
Politik

Syahrial Nasution: 'Orang-or..

04 Maret 2021 22:19
Twitter Andi Arief Diretas Setelah Ungkap Manuver Moeldoko, Sebut Ulah Kakak Pembina
Politik

Twitter Andi Arief Diretas S..

04 Maret 2021 21:57
Sidang Gratifikasi Mantan Bupati Lamteng, Cak Imin Disebut Terima Duit Rp 40 Miliar
Politik

Sidang Gratifikasi Mantan Bu..

04 Maret 2021 21:37
Sudah Dibantah Pusat, Kegiatan Mengatasnamakan GAMKI Di Deliserdang Bodong
Politik

Sudah Dibantah Pusat, Kegiat..

04 Maret 2021 21:32