Ikut Aksi Di Kedubes China, Warga Uighur Sampaikan Rasa Terima Kasih

Jumat, 27 Desember 2019, 15:48 WIB
Laporan: Raiza Andini

Said Turtub (jaket hitam)/RMOL

Seorang warga yang mengaku berasal dari etnis Uighur di Xinjiang, China turut serta dalam kerumunan ribuan orang yang berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar China, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (27/12).

Pria berkacamata yang mengenakan jaket hitam itu mengaku bernama Said Turtub. Dia naik ke atas mobil komando dan berbicara dengan menggunakan bahasa Xinjiang, China.

Seorang penerjemah mengartikan kalimatnya saat menyapa demonstran. Penerjemah itu menyebut bahwa Said merupakan pemuda berusia 35 tahun dari etnis Uighur.

“Terima kasih saudaraku di Indonesia karena kalian memberikan perhatian kepada Uighur. Walaupun warga dunia terdiam tapi kalian tetap menyuarakan suara kalian,” ujar Said seperti yang disampaikan penerjemah.

Menurutnya, aksi ini tidak hanya mewakili umat musli di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia atas tindakan diskriminatif di Xinjiang.

Said juga mengaku tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya yang berada di Xinjiang lantaran pemerintah China menuntup akses komunikasi mereka.

“Kami tidak bisa menghubungi keluarga kami disana dan mereka berusaha menghilangkan bangsa Uighur dari sana,” ucapnya.

“Free Uighur!” teriak Said sambil mengepal tangan.

Said berharap dengan adanya aksi besar-besaran di Indonesia, pemerintah China tergerak untuk membebaskan muslim Uighur.

“InsyaAllah dengan adanya demo dunia akan melihat dan insyaAllah muslim Uighur terbebas dari China,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Pasca Positif COVID-19, kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Membaik

Selasa, 31 Maret 2020
Video

Bupati Bintan Tegas, 39 TKA China Diperintahkan Angkat Kaki

Rabu, 01 April 2020
Video

#DiRumahAja, Ini Perjuangan Tenaga Medis Proteksi Diri Mencegah Penyebaran Virus Corona

Kamis, 02 April 2020